masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi Mariam geram melihat kondisi jalan di Perumahan Gria Asri 2 dengan kondisinya sangat memperhatinkan yakni rusak parah. Di situlah para penguna jalan berharap untuk mendapatkan perbaikan dari pemerintahan Kabupaten Bekasi.
" Pembangunan harus merata, jangan jalan masih bagus diperbaiki dan yang sudah rusak sedikit dapat perbaikan, sedangkan yang rusak parah lama dapat perbaikannya," ujar Mariam
Lebih lanjut, Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia Korwil Kabupaten Bekasi Mariam menjelaskan, di Perumahan Griya Asri 2 Kecamatan Tambun Selatan dapat pembangunan jalan pada tahun 2025 bulan maret dari Disperkimtan dengan angaran 4,4554. 010.040,00 milyar. Kita sangat senang melihatnya atas bantuan jalan dari pemerintah daerah, setidaknya tidak semua jalan di griya Asri 2 dapat pembangunan jalan," ungkapnya
Akan tetapi pengunan jalan sangat sedih dan miris melihatnya, pembangunan jalan dari dinas perkimtan dengan angaran mencapai 4,4554. 010.040. 00 milyar baru satu tahun umurnya dan kondisinya sudah retak, gompal parah dan bahkan permukaan beton diatasnya terkikis. Sedangkan jalan yang didalamnya belum semuanya dapat perbaikan. Ehh yang baru di bangun jalannya sudah rusak lagi. Bagaimana depannya yang masih rusak, apakah dapat lagi perbaikan," tuturnya
Miris saya sebagai media dan masyarakat Kabupaten Bekasi melihat kondisi jalan seperti itu. “Uang Rp4,5 miliar itu bukan sedikit. Itu uang rakyat. Kami minta kualitas perbaikan jalan ditingkatkan agar bisa bertahan lama dan masyarakat bisa menikmati jalan yang baik bertahun-tahun,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang PSU Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurwahi, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kondisi jalan tersebut menyatakan akan segera melakukan pengecekan.
“Nanti akan kita cek melalui anak buah saya dan laporannya akan kita sampaikan ke FWJI,” ujar Nurwahi.
Ia juga memastikan bahwa jalan di Griya Asri 2 akan diperbaiki. Saat ditanya mengenai sumber anggaran perbaikan mengingat masa pemeliharaan enam bulan telah lewat, Nurwahi meminta agar pihak terkait tidak khawatir.
“Tenang saja, kita serahkan ke STNT, kan tenaga ahlinya. Insya Allah sebelum Lebaran sudah rapi,” pungkasnya.(Catur Sujatmiko)





