masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi – Sejumlah kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Bekasi terlihat terparkir rapi berjajar di sebuah lapangan, dengan kondisi kap mesin terbuka. Pemandangan ini menarik perhatian, terutama saat terlihat seorang pria mengenakan pakaian bebas memakai topi biru dan didampingi oleh para pegawai memeriksa satu per satu kendaraan sambil membawa berkas data.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan aktivitas pemeriksaan berlangsung. Kendaraan berpelat merah tersebut tampak dalam kondisi plat hidup dan ada juga yang mati kelombernya dan ada pula mati pajaknya namun dibuat hidup bahkan mobil ada yang gak hidup (mati mesinnya) tak luput dari pengecekan, sementara petugas yang melakukan pengecekan terlihat mencocokkan data dengan kondisi fisik kendaraan dan siapa pemegangnya.
Saat dikonfirmasi, salah satu pegawai di bagian umum Pemkab Bekasi membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa pemeriksaan dilakukan dalam rangka audit kendaraan dinas.
“Ini sedang ada audit kendaraan dinas oleh BPK,” ungkapnya singkat.
Sementara itu, ketika awak media mencoba mengonfirmasi langsung kepada pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang berada di lokasi, seorang petugas yang enggan disebutkan namanya belum memberikan keterangan detail. Ia hanya menyampaikan bahwa proses audit masih berlangsung.
“Nanti kita rapat dahulu, kalau kendala masih berproses, iya masih proses,” ujarnya singkat.
Di lokasi yang sama, Ketua FWJI Mariam angkat bicara terkait Operasi mobil dinas oleh dinas aset dan diduga BPK . Saya melihat ratusan mobil yang mau di audit di lapangan depan kantor bupati tumben plat nya merah semua " biasanya ada plat merah di ganti putih , dan saya lihat pajak ada mati di tahun 2024 dan ada pula mobil yang kondisnyai mati saat di cek.
Anehnya ada plat kaleng mati di pasang pelat palsu yang hidup " belum di perpanjang pajaknya. Apakah di benarkan kelakuan para oknum pejabat yang palsukan plat?," tutup Mariam (Catur Sujatmiko)




