-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

    “Proyek Miliaran Jadi Bangkai Besi?” Inclinator Bukit Sulap Kembali Mangkrak, Publik Pertanyakan Siapa yang Bertanggung Jawab

    trilokanews
    Jumat, Mei 08, 2026, 22.01 WIB Last Updated 2026-05-08T15:01:52Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    Trilokanews - Kota Lubuk Linggau, Bukit Sulap kembali menjadi sorotan panas publik setelah proyek inclinator atau kereta miring yang digadang-gadang sebagai ikon wisata dan transportasi modern Kota Lubuklinggau dilaporkan kembali mati total dan terbengkalai hingga September 2025. Jumat, 07 Mei 2026.


    Fasilitas yang sempat diperbaiki besar-besaran menjelang Pra-PON dan Kejurnas itu kini justru memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Kondisi di lapangan disebut memprihatinkan. Area taman rusak, retak, dipenuhi rumput liar, sementara fasilitas inclinator tampak tak lagi terurus.


    Warga menilai proyek bernilai besar tersebut kini berubah menjadi “monumen mangkrak” yang belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun sektor wisata daerah.


    “Dulu diresmikan dengan bangga, sekarang malah jadi tontonan bangunan rusak,” keluh salah satu warga yang kecewa melihat kondisi terkini di kawasan Bukit Sulap.


    Sorotan publik semakin tajam karena proyek ini sempat diklaim telah selesai diperbaiki dan kembali beroperasi pada akhir 2023. Namun setelah berjalan, inclinator kembali mengalami berbagai persoalan teknis, bahkan sempat diterpa kasus pencurian kabel yang dilaporkan ke kepolisian.


    Di sisi lain, pergantian pengelolaan dari pemerintah ke pihak lain juga memunculkan pertanyaan baru. Publik mempertanyakan transparansi pengelolaan, biaya perawatan, hingga kejelasan pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan berulang tersebut.


    Kini masyarakat menunggu langkah tegas pemerintah dan aparat penegak hukum untuk membuka secara terang kondisi proyek tersebut. Banyak pihak menilai jangan sampai proyek yang menyedot anggaran besar itu berakhir tanpa kejelasan dan seolah “tak tersentuh hukum”.


    Tagar terkait mangkraknya inclinator Bukit Sulap pun mulai ramai diperbincangkan warga di media sosial, terutama soal dugaan lemahnya pengawasan dan minimnya pertanggungjawaban terhadap aset daerah bernilai miliaran rupiah itu. (A_01).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini