-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

    Iklan Atas 1

    Menjadi Catatan Pemkab Muba 2025, 44,7 Milyar Program Ketahanan Pangan Desa Melalui ADD

    trilokanews
    Rabu, Januari 28, 2026, 09.05 WIB Last Updated 2026-01-28T02:10:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    Trilokanews - Musi Banyuasin, Sistem dari Pengelolaan Dana Desa kembali menjadi perhatian serius masyarakat. Berdasarkan hasil pengumpulan data secara garis besar pada Jum’at  (19/9/2025) lalu, tercatat bahwa pada tahun 2024 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengalokasikan Rp44,7 miliar khusus untuk program ketahanan pangan desa. Dana ini merupakan 20 persen dari total Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp223,7 miliar.


    Seharusnya dana sebesar itu mampu memperkuat Ketahanan Pangan di tingkat desa melalui berbagai program strategis, seperti

    1. Peningkatan Sarana Pertanian,
    2. Dukungan bagi Peternakan dan Perikanan, dan
    3. Pengembangan Diversifikasi Pangan Lokal. 


    " Namun, fakta di lapangan menimbulkan tanda tanya besar: masyarakat mengaku belum banyak merasakan manfaat langsung dari program Ketahanan Pangan yang digelontorkan anggaran sebesar itu ".


    Dengan anggaran dana yang dialokasikan ke ADD sebesar Rp. 44,7 miliar, pasti hasilnya bisa langsung di rasakan oleh masyarakat Musi Banyuasin. Tapi kenyataannya pupuk sulit, jalan usaha tani rusak, dan bantuan ke peternak tak jelas dan UMKM macet ,” keluh seorang warga di Kabupaten Musi Banyuasin inisial B, ke awak media.


    Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Pangkalan Bayat menyampaikan bahwa pengawasan terhadap dana ketahanan pangan desa masih sangat lemah, sehingga rawan disalahgunakan. Banyak program hanya sebatas kegiatan seremonial tanpa memberikan dampak nyata pada peningkatan ekonomi masyarakat desa, khususnya diwilayah kami pak 


    “ Inilah kurang transparansi penggunaan anggaran, yang luput dari perhatian Pemkab Muba dan APH. Jangan sampai anggaran sebesar Rp. 44,7 miliar hanya jadi catatan di atas kertas tanpa ada manfaat langsung bagi rakyat dalam meningkatkan perekonomian,” ungkapnya.


    Kalangan pemerhati yang peduli atas Program Ketahanan Pangan khusus nya Kabupaten Musi Banyuasin Alex dan Wisnu, menunggu langkah konkret dari pihak Pemerintah Desa, Kecamatan, hingga Pemkab Muba, serta pengawasan ketat dari instansi terkait Inspektorat, Kejaksaan, dan Kepolisian yang berada diwilayah hukum Musi Banyuasin.


    " Maksud dan Tujuannya jelas, kami ingin memastikan puluhan miliar dana ketahanan pangan tersebut, benar-benar sampai dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa yang berada di 15 Kecamatan, 13 Kelurahan dan 229 Desa yang dikenal moto "' Serasan Sekate "', bukan sekadar mengalokasikan melalui program yang hanya berjalan di meja para elit politik, " tandasnya. (A_01).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini