-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

    Iklan Atas 1

    MUSRENBANG Kecamatan Bekasi Utara dan Medan Satria Hasilkan 721 Usulan RKPD 2027

    trilokanews
    Rabu, Februari 04, 2026, 23.22 WIB Last Updated 2026-02-04T16:32:01Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kota Bekasi - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bekasi Utara dan Kecamatan Medan Satria Tahun Anggaran 2026/2027 berhasil menghimpun 721 usulan pembangunan yang akan menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi Tahun 2027.

    Kegiatan Musrenbang ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Gedung Kampus BSI Bekasi Utara, dan untuk pertama kalinya digelar secara kolaboratif dengan melibatkan dua kecamatan dalam satu daerah pemilihan (dapil), yakni Kecamatan Bekasi Utara dan Kecamatan Medan Satria.

    Libatkan 500 Peserta dari Berbagai Unsur

    Ketua Panitia Musrenbang, Ahmad Afandi, S.IP., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang kali ini dihadiri sekitar 500 peserta yang berasal dari unsur kelurahan, forum RW, LPM, BKM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, penyandang disabilitas, mahasiswa, akademisi, hingga anggota DPRD Kota Bekasi.

    “Ini merupakan Musrenbang pertama yang menghadirkan dua kecamatan sekaligus dalam satu forum, sehingga para anggota DPRD dari dapil yang sama dapat hadir dan mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar Ahmad Afandi.

    Ia menambahkan, Musrenbang kali ini juga berkolaborasi dengan sejumlah perguruan tinggi yang berada di wilayah Bekasi Utara, seperti Universitas BSI, Universitas Bhayangkara, dan BINUS, dengan melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan.

    Dorong Usulan Terealisasi, Bukan Sekadar Formalitas

    Ahmad Afandi berharap seluruh usulan yang telah disampaikan, baik dari tingkat RW, kelurahan, hingga kecamatan, dapat benar-benar diakomodir oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan direalisasikan pada tahun anggaran mendatang.

    “Semoga marwah Musrenbang tetap terjaga, bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi forum musyawarah yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Ketua DPRD: Musrenbang Harus Pakai Hati

    Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang harus dijalankan dengan hati nurani agar mampu menciptakan wilayah yang aman dan nyaman.

    Ia meminta agar setiap kecamatan menyampaikan usulan prioritas secara jelas kepada DPRD untuk dibahas dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Sardi juga mengajak camat dan lurah untuk hadir dalam kegiatan Reses DPRD yang akan berlangsung pada 12–16 Februari 2026, agar hasil reses dapat diselaraskan dengan Musrenbang dan selanjutnya diparipurnakan serta disampaikan kepada Wali Kota Bekasi.

    Sardi menekankan pentingnya keselarasan usulan dengan visi Wali Kota Bekasi, khususnya dalam pembenahan infrastruktur utama seperti jalan lingkungan (jaling), agar tercipta tertib perencanaan dan tertib anggaran.

    Pemaparan Camat Bekasi Utara

    Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin Rahmat, A.MTrD, memaparkan bahwa Musrenbang ini menjadi forum kesepakatan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menentukan arah pembangunan wilayah Bekasi Utara dan Medan Satria pada tahun 2027.

    Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2025, pembangunan di Kecamatan Bekasi Utara mendapatkan anggaran sekitar Rp82 miliar yang tersebar di 306 titik kegiatan pada enam kelurahan.

    Beberapa proyek strategis di antaranya:

    Pembangunan Jalan Lingkar Utara sepanjang 300 meter (Rp5 miliar)

    Pembangunan Gedung Kelurahan Teluk Pucung (Rp1,8 miliar)

    Rehabilitasi Jalan Alinda Kaliabang (lebih dari Rp10 miliar)

    Penataan Danau Harapan sebagai destinasi wisata (Rp6 miliar, dikerjakan tahun 2026)

    Ikhwanudin juga menyampaikan bahwa total usulan hasil Musrenbang dari Bekasi Utara dan Medan Satria mencapai 699 usulan, dan berharap seluruhnya dapat direalisasikan secara bertahap.

    Camat Medan Satria Fokus Penanganan Banjir

    Sementara itu, Camat Medan Satria Budi Rahman, S.H., M.Si menekankan bahwa fokus utama pembangunan di wilayahnya pada tahun 2026 adalah penanganan banjir dan peningkatan infrastruktur.

    Ia menjelaskan, tahun 2025 terdapat 188 kegiatan pembangunan dengan total anggaran lebih dari Rp38 miliar. Sedangkan untuk rencana kerja tahun 2026, DBMSDA Kecamatan Medan Satria mencakup puluhan kegiatan di masing-masing kelurahan, dengan total anggaran miliaran rupiah, serta didukung program dari Disperkimtan sebanyak 71 kegiatan.

    “Visi kami adalah menjadikan Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera melalui pelayanan publik yang prima dan infrastruktur yang memadai,” ujar Budi Rahman.

    DPRD Janjikan Pengawalan Usulan Prioritas

    Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Dr. H. Abdul Muin Hafied, menyoroti keluhan lurah dan RW terkait banyaknya usulan Musrenbang yang belum terakomodir.

    Ia menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh hanya menjadi kegiatan administratif semata. Muin menyampaikan adanya komitmen dari 10 anggota DPRD di dapil Bekasi Utara–Medan Satria untuk mengawal minimal 20 titik kegiatan prioritas per kecamatan, yang akan ditandatangani bersama agar dipastikan masuk dalam anggaran tahun 2027.

    “Mari kita pilah mana yang benar-benar emergency dan urgent, seperti normalisasi saluran dan perbaikan jalan lingkungan. Ini harus menjadi perjuangan bersama,” tegas Muin.

    Ia menutup dengan harapan agar Musrenbang menghasilkan aksi nyata, bukan sekadar seremoni, serta memastikan DPRD siap mendukung pengalokasian anggaran demi kepentingan masyarakat.( Ragil)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini