-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

    Iwan Setiawan Soroti Fasilitas Memprihatinkan SMPN 3 Cibitung: Pemerintah Harus Hadir, Jangan Biarkan Siswa Belajar dalam Keterbatasan

    trilokanews
    Kamis, Juni 11, 2026, 11.04 WIB Last Updated 2026-06-11T04:04:03Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Foto Istimewa 


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Kondisi memprihatinkan yang dialami siswa SMP Negeri 3 Cibitung, Kabupaten Bekasi, mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iwan Setiawan. Politisi yang duduk di Komisi I dari Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pemerintah harus hadir dan memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan fasilitas pendidikan yang dikeluhkan para siswa.

    Sebelumnya, publik dibuat prihatin dengan jeritan siswa SMPN 3 Cibitung yang terpaksa meminta bantuan kursi dan bangku baru hingga mengeluhkan toilet sekolah yang tidak berfungsi akibat ketiadaan pasokan air. Kondisi tersebut bahkan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bekasi.

    Menanggapi hal itu, Iwan Setiawan menilai pelayanan publik di sektor pendidikan tidak boleh diabaikan. Menurutnya, fasilitas dasar penunjang kegiatan belajar mengajar harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

    "Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Fungsi pengawasan dewan sangat diperlukan bersama seluruh pihak. Terkait pelayanan publik, khususnya di sekolah-sekolah, segala kebutuhan yang berkaitan dengan kelancaran proses belajar mengajar harus terpenuhi," ujar Iwan Setiawan.

    Ia menegaskan bahwa sarana dan prasarana pendidikan seperti kursi, meja, toilet, sumur sekolah, hingga fasilitas penunjang lainnya merupakan kebutuhan dasar yang wajib tersedia demi kenyamanan dan kesehatan peserta didik.

    "Fasilitas kursi, meja, laptop, WC, dan sumur sekolah harus terpenuhi. Supaya siswa-siswi mendapatkan pelayanan yang baik. Jangan sampai ada toilet yang tidak berfungsi atau saluran air yang terhambat. Lingkungan sekolah juga harus bersih, hijau, dan aman untuk menunjang proses belajar mengajar," tegasnya.

    Menurut Iwan, kondisi sekolah yang layak bukan hanya berdampak pada kenyamanan siswa, tetapi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia mengingatkan bahwa keamanan lingkungan sekolah harus menjadi perhatian, termasuk keberadaan pagar dan sistem pengamanan sekolah yang memadai.

    Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas terkait, pihak sekolah hingga masyarakat untuk bersama-sama mengawal perbaikan fasilitas pendidikan, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Bekasi.

    "Mari kita kawal bersama. Apalagi saat ini akan memasuki tahun ajaran baru dan banyak siswa baru yang akan mulai bersekolah. Orang tua tentu berharap anak-anak mereka mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak," katanya.

    Iwan juga menilai bahwa respons cepat terhadap keluhan masyarakat akan memberikan kepercayaan dan ketenangan bagi para orang tua murid. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari terpenuhinya fasilitas dasar di lingkungan sekolah.

    Kejadian yang terjadi di SMPN 3 Cibitung pun menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah negeri. Jangan sampai masih ada siswa yang harus belajar di tengah keterbatasan fasilitas yang semestinya menjadi hak mereka.

    Reporter: Catur Sujatmiko 
    Editor :     Redaksi 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini