-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

    Tragis! Siswi Kelas 3 SD Tertembak Peluru Nyasar Saat Bermain, Pelaku Diduga Kabur

    trilokanews
    Senin, Juli 06, 2026, 15.11 WIB Last Updated 2026-07-06T08:11:31Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Keceriaan Alika (9), siswi kelas 3 Sekolah Dasar, mendadak berubah menjadi tragedi. Bocah asal Kampung Lubang Buaya, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi itu menjadi korban peluru nyasar yang diduga berasal dari senapan angin milik seseorang yang sedang berburu burung.

    Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Alika tengah bermain bersama teman-temannya di samping rumah seperti anak-anak pada umumnya.

    Tanpa diduga, sebuah proyektil diduga peluru senapan angin melesat dan mengenai bagian bawah leher korban. Alika langsung tersungkur sambil menahan kesakitan. Teman-teman korban yang menyaksikan kejadian itu panik dan berteriak meminta pertolongan warga.

    Mendengar teriakan tersebut, Ketua RT, Ketua RW, serta warga sekitar segera mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban. Alika kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

    Namun, karena kondisi luka yang membutuhkan penanganan medis lebih lengkap, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, guna menjalani perawatan intensif.

    Hingga kini, pelaku yang diduga melepaskan tembakan tersebut belum diketahui identitas maupun keberadaannya. Informasi yang beredar di lokasi menyebutkan pelaku diduga melarikan diri sesaat setelah kejadian.

    Ibu korban, Marni, mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpa putrinya. Dengan penuh harap, ia meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku agar bertanggung jawab.

    "Saya berharap pelaku segera ditemukan dan bertanggung jawab atas perbuatannya. Anak saya tidak melakukan kesalahan apa pun, hanya sedang bermain," ujar Marni dengan nada sedih.

    Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat Desa Lubang Buaya. Warga berharap aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap pelaku serta menyelidiki asal-usul senapan angin yang diduga digunakan dalam insiden tersebut.

    Kasus ini juga menjadi pengingat penting bahwa penggunaan senapan angin, terlebih di kawasan permukiman, harus dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak membahayakan keselamatan masyarakat. Kelalaian sekecil apa pun dapat berujung pada tragedi yang mengancam nyawa orang lain.

    Saat berita ini diterbitkan, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, sementara pihak kepolisian diharapkan segera memberikan perkembangan resmi terkait proses penyelidikan dan upaya pengejaran terhadap pelaku

    Reporter Catur Sujatmiko 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini