MUSI RAWAS – Trilokanews, Kepanikan menyelimuti warga saat kobaran api melalap sebuah pabrik karet di Kabupaten Musi Rawas pada Senin (3/8/2026) dini hari. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, sementara petugas pemadam kebakaran berpacu dengan waktu untuk menjinakkan si jago merah agar tidak semakin meluas.
Berdasarkan laporan Bidang Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Musi Rawas, laporan kebakaran diterima pada pukul 05.10 WIB dari warga setempat. Hanya berselang delapan menit, tepat pukul 05.18 WIB, tim Damkar Pos Macan Loreng langsung bergerak menuju lokasi.
Dengan menempuh jarak sekitar 10 kilometer, petugas tiba di lokasi pada pukul 05.30 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Berkat kesigapan personel di lapangan, api berhasil ditangani sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi tantangan berupa keterbatasan peralatan, sehingga membutuhkan kerja keras dan koordinasi yang maksimal untuk mengendalikan kobaran api.
Operasi pemadaman dikoordinasikan oleh Sekretaris Satpol PP dan Damkar Musi Rawas Tri Wahyudi, S.IP, Kabid Damkar Reza Dwi Sahara, S.IP, serta Kasi Pencegahan Kebakaran Ari Mardona, S.E.
Sementara itu, personel Regu 2 Pos Macan Loreng yang diterjunkan dalam operasi tersebut terdiri dari Susanto, Maman, Riyan, Bagus, Parwanto, dan Hasanuddin. Mereka bekerja tanpa henti hingga api dapat dikendalikan.
Hingga laporan ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran maupun besaran kerugian material masih belum diumumkan. Pihak terkait diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber api serta memastikan kondisi bangunan pascakebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, khususnya di kawasan industri yang memiliki risiko tinggi. Di sisi lain, keterbatasan peralatan yang dihadapi petugas Damkar menjadi perhatian serius agar ke depan penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan lebih cepat dan optimal.
Sesuai semboyan yang selalu dipegang petugas Damkar Musi Rawas, "Pantang Pulang Sebelum Padam," para personel kembali membuktikan dedikasi mereka dalam melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran.(A_01).




