masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan menjadi perhatian Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Bao Umbara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap akses dan mobilitas masyarakat, sejumlah ruas jalan rusak sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer diperbaiki hingga mengarah ke wilayah Kampung Tobor, Desa Karangsari.
Perbaikan jalan tersebut dilakukan pada Sabtu (8/8/2026). Langkah tersebut mendapat perhatian masyarakat, mengingat jalan merupakan salah satu sarana vital yang digunakan warga untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
Ruas jalan yang diperbaiki merupakan akses yang cukup penting bagi masyarakat. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan sebelumnya dinilai berpotensi menghambat aktivitas warga, terlebih bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut untuk bekerja, berdagang, mengantar anak sekolah maupun menjalankan kegiatan lainnya.
Dengan adanya perbaikan, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih nyaman dan aman untuk dilalui. Selain memberikan kemudahan mobilitas, kondisi jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat mendukung aktivitas perekonomian warga di wilayah Desa Karangsari.
Kepala Desa Karangsari, Bao Umbara, mengatakan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal akses infrastruktur lingkungan.
Saat ditanya mengenai sumber anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut, Bao Umbara menjelaskan bahwa pembiayaan perbaikan jalan berasal dari dana pribadi serta dukungan dari simpatisan Bapak Budi.
“Anggarannya dari pribadi dan Donatur Bapak Budi,” kata Bao Umbara.
Meski demikian, perbaikan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi akses masyarakat.
Menurutnya, ketika terdapat fasilitas umum yang membutuhkan perhatian dan masih memungkinkan untuk dibantu, maka upaya perbaikan perlu dilakukan agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Perbaikan sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer hingga wilayah Kampung Tobor ini sekaligus menunjukkan bahwa perhatian terhadap infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melalui program pembangunan, tetapi juga dapat didukung melalui kepedulian berbagai pihak sepanjang dilakukan secara terbuka dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bao Umbara berharap jalan yang telah diperbaiki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Karangsari dan sekitarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi jalan agar tidak kembali cepat mengalami kerusakan.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan yang layak bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan bagian penting dari aktivitas kehidupan sehari-hari.
Jalan yang baik menjadi penghubung antara permukiman, pusat aktivitas ekonomi, fasilitas pendidikan, pelayanan publik, hingga berbagai kebutuhan sosial masyarakat.
Karena itu, perbaikan akses sepanjang sekitar 3,5 kilometer tersebut diharapkan tidak hanya memberikan dampak terhadap kenyamanan berkendara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran aktivitas dan konektivitas masyarakat Desa Karangsari, khususnya hingga wilayah Kampung Tobor.
(Red)




