-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     



    FWJI Doa Bersama di Puing Islamic Center Tambun Utara Rislah Tanah TKD Cibuntu, Selamatkan Aset

    trilokanews
    Sabtu, September 26, 2026, 21.38 WIB Last Updated 2026-09-26T14:53:51Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Suasana haru menyelimuti puing-puing bangunan Islamic Center Kabupaten Bekasi yang mangkrak di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (26/9/2026).

    Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi menggelar Doa Bersama untuk menghidupkan kembali Islamic Center yang telah puluhan tahun hancur dan terbengkalai sejak zaman Bupati Sa'duddin (2009).

    Acara doa bersama tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum FWJI, berserta  Bendahara Umum, Penasehat Hukum FWJI Suranto SH, para Ustad, Ketua Korwil FWJI Kabupaten Bekasi Siti Mariam, serta seluruh anggota dan jajaran FWJI Korwil Kabupaten Bekasi.

    "Kami sengaja menggelar doa bersama di lokasi langsung, di tengah gedung yang hancur parah ini, agar Allah SWT membuka hati para pemimpin di Kabupaten Bekasi," ujar Ketua FWJI Korwil Kabupaten Bekasi, Siti Mariam di lokasi.

    Siti Mariam menjelaskan, bangunan megah yang berdiri di atas Tanah Kas Desa (TKD) Desa Cibuntu/Srimahi seluas 3 hektare ini statusnya masih menggantung. Akibatnya, pembangunan yang sudah menelan anggaran Rp50 miliar di era Bupati Sa'duddin hingga penambahan Rp35 miliar di tahun 2012 tidak pernah kelar.

    "Kami memohon agar status tanah TKD Desa Cibuntu ini segera dirisalah, dihibahkan, dan dijadikan aset sah milik Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kalau sudah jadi milik Pemda, barulah bisa dibangun lagi pakai APBD," tegas Mariam.


    Mariam menambahkan, selama Islamic Center Kabupaten Bekasi mangkrak, warga Kabupaten Bekasi yang hendak manasik haji dan umroh terpaksa numpang ke Islamic Center Kota Bekasi.

    "Ini kan malu, kita Kabupaten Bekasi tapi numpang di Kota. Kalau Islamic Center kita hidup, semua kegiatan manasik haji, umroh, pengajian akbar, dan syiar Islam bisa di sini. Otomatis pendapatan dari retribusi dan sewa bisa masuk ke kas daerah Bapenda, jadi PAD untuk Kabupaten Bekasi," jelasnya.

    Ia berharap doa bersama yang dipimpin para ustad ini menjadi awal kebangkitan Islamic Center Kabupaten Bekasi.

    "Semoga Plt Bupati Bekasi mendengar doa kami dan gedung dibangun kembali agar menjadi kebanggaan umat Islam di Kabupaten Bekasi," pungkasnya.

    Acara ditutup dengan tabur bunga dan doa bersama agar proses risalah tanah TKD segera dipercepat oleh Pemkab Bekasi.

    Reporter Catur Sujatmiko 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini