masukkan script iklan disini
trilokanews.com - KABUPATEN BEKASI - Material bangunan yang ditaruh memakan separuh badan jalan di dekat Perumahan Cluster Rama, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, menjadi sorotan setelah seorang ibu muda mengalami kecelakaan tunggal pada malam hari, sekitar pukul 21.30 WIB. Jumat malam Sabtu.
Insiden yang terjadi di dekat Pos Blok C tersebut didalam video berdurasi sekitar 40 detik. Dalam rekaman itu, sejumlah warga tampak berkerumun dan berupaya memberikan pertolongan kepada korban.
Korban kemudian dilaporkan berada di RSUD Cibitung untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, hingga berita ini disusun, identitas korban, kondisi terkini, serta kronologi lengkap kecelakaan tersebut belum diketahui secara pasti.
Saat awak media mendatangi lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, Sabtu 10 Oktober 2026 terlihat material bangunan berupa pasir dan batu kali yang diduga digunakan untuk pembangunan pondasi rumah berada di sebagian badan jalan.
Di lokasi juga terpasang spanduk pada batang pohon dengan tulisan, “Mohon maaf jalan Anda terganggu. Hati-hati banyak material.”
Keberadaan material tersebut memunculkan pertanyaan mengenai aspek keselamatan pengguna jalan, terlebih insiden terjadi pada malam hari ketika jarak pandang terbatas dan kondisi jalan disebut cukup gelap.
Peringatan melalui spanduk memang telah dipasang. Namun, keberadaan rambu peringatan saja belum tentu cukup apabila material bangunan tetap menghalangi ruang gerak kendaraan dan berpotensi membahayakan pengendara.
Saat dikonfirmasi awak media, dua petugas keamanan Perumahan Cluster Rama yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa kecelakaan terjadi di sekitar tumpukan batu kali tersebut.
“Ke jadiannya pas ada di batu kali itu. Kemarin memang batu kalinya berantakan banget. Sekarang korbannya berada di RSUD Cibitung Kabupaten Bekasi untuk penanganan medis,” ujar petugas keamanan tersebut.
Ia juga menyebut kondisi jalan yang agak gelap, sementara kejadian berlangsung begitu cepat.
“Memang agak gelap di jalan ini. Kejadiannya begitu cepat,” lanjutnya.
Terpisah, Ketua RT 003/RW 016, Kardi Siboro, mengatakan dirinya memperoleh video kejadian tersebut dari grup percakapan warga.
Menurut Kardi, informasi yang diterimanya menyebut korban menabrak batu-batu berukuran besar yang berada di jalan.
“Video tersebut saya dapatkan dari grup. Korban nabrak batu-batu gede di jalan. Kejadiannya di perumahan TKR, akibat material pembangunan di perumahan itu,” ungkap Kardi.
Reporter Catur Sujatmiko



