masukkan script iklan disini
trilokanews.com - WAMENA - Aksi pembegalan dan penjambretan kembali meresahkan warga Wamena. Seorang warga menjadi korban perampasan sepeda motor dinas saat hendak menutupi pagar rumahnya di Jalan Yos Sudarso, Wamena, pada Jumat (16/10/2026) malam sekitar pukul 18.45 WITA.
Akibat kejadian tersebut, sepeda motor dinas merk Honda Tiger berwarna hitam dengan nomor polisi PA 6331 B berhasil dibawa lari oleh dua orang pelaku yang membawa senjata tajam.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat korban keluar dari kediamannya di Jalan Yos Sudarso Nomor 38—yang berada tepat di depan Masjid Baiturrahim (rumah berpagar kawat hitam). Korban saat itu berencana berkendara menuju arah Kodim untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Setelah mengeluarkan sepeda motor dari dalam halaman rumah, korban berbalik badan untuk menutup kembali pagar kediamannya. Tanpa disadari, dua orang pria pejalan kaki datang dari arah Sinakma dan langsung menghampiri korban.
"Pelaku sempat berpura-pura hendak meminjam motor. Korban lalu bertanya, 'Kamu siapa?' Namun, pelaku justru langsung mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan menodongkan ke arah korban," ujar keterangan saksi di lokasi kejadian.
Di bawah ancaman senjata tajam yang mengincar nyawanya, korban tak berkutik saat pelaku merampas dan membawa kabur sepeda motor dinas tersebut.
Saksi Takut Menolong
Meskipun saat kejadian arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso masih relatif ramai dialiri kendaraan, tidak ada warga yang berani menghentikan aksi keji tersebut. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi mengaku melihat langsung insiden penodongan itu, namun takut untuk mendekat lantaran pelaku memegang pisau terhunus.
Aksi kejahatan bersenjata tajam ini menambah deretan panjang kasus kriminalitas jalanan di wilayah Wamena yang kian mengkhawatirkan masyarakat. Saat ini, kasus perampasan motor dinas tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan dan pemburuan kedua pelaku lebih lanjut.
Redaksi



