-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

    Iklan Atas 1

    Ketua DPRD Sumbar Muhidi Sampaikan Program MBG Beri Dampak Nyata bagi UMKM dan Ekonomi Warga

    trilokanews
    Kamis, Januari 08, 2026, 06.20 WIB Last Updated 2026-01-07T23:20:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     



    Trilokanews.com - Padang - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menegaskan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak.


    Tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan ekonomi masyarakat sekitar.


    Hal tersebut disampaikan Muhidi saat menghadiri peresmian SPPG Yayasan SBLF Jati di Kecamatan Padang Timur, pada Minggu (04/01/2026).


    Ia menilai, MBG merupakan program strategis yang memiliki efek ganda, baik dalam membangun kualitas sumber daya manusia maupun mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


    “Program MBG bukan sekadar memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik. Lebih dari itu, program ini harus memberi dampak nyata bagi UMKM dan perekonomian masyarakat di sekitarnya,”ujar Muhidi.


    Ia menambahkan, keberadaan dapur MBG juga berkontribusi dalam menekan angka pengangguran dengan melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja.


    Menurutnya, pola tersebut menjadi bukti bahwa program nasional ini mampu menggerakkan ekonomi di tingkat lokal.


    “Di SPPG Jati ini, sekitar 60 hingga 70 persen tenaga kerjanya berasal dari warga Kelurahan Jati. Ini tentu sangat positif bagi masyarakat,”ungkapnya.


    Muhidi menegaskan DPRD Provinsi Sumatera Barat akan terus mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal, tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.


    Ia berharap manfaat program ini dapat dirasakan secara luas, baik oleh penerima manfaat maupun oleh pelaku usaha lokal yang terlibat.


    Sementara itu, Anggota DPD RI, Muslim M. Yatim, yang meresmikan SPPG Jati, berharap program MBG dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan.


    Menurutnya, program tersebut sejalan dengan kebijakan serupa yang telah diterapkan di sejumlah negara seperti Jepang, Brasil, Thailand, dan Malaysia.


    “Jika dijalankan dengan baik dan berkualitas, program ini akan menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,”kata Muslim M. Yatim.


    SPPG Jati dijadwalkan mulai beroperasi pada 8 Januari 2026. Pada tahap awal, layanan MBG akan menjangkau delapan sekolah dengan distribusi lebih dari 260 porsi makanan bergizi persekolah.


    Secara keseluruhan, pada pelaksanaan perdana, dapur SPPG Jati akan menyiapkan lebih dari 1.000 porsi makanan bergizi setiap hari, dengan jumlah yang akan terus ditingkatkan secara bertahap sesuai kesiapan operasional dan sarana pendukung.

    (Maruli)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini