masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Komite Pemuda Peduli Pembangunan Desa (KP3D) mendatangi Kantor Desa SumberJaya pada Kamis (8/1/2026). Kedatangan KP3D tersebut untuk menyampaikan keprihatinan atas pemutusan aliran listrik di Kantor Desa SumberJaya yang dinilai berdampak langsung terhadap terganggunya pelayanan publik kepada masyarakat.
Ketua Umum KP3D, Parulian Hutahaean yang akrab disapa Ruli, menegaskan bahwa pihak PLN tidak seharusnya melakukan pemutusan listrik terhadap kantor pelayanan publik, terlebih jika tunggakan yang terjadi baru berjalan selama satu bulan.
“PLN tidak boleh main putus listrik kantor pelayanan publik seperti kantor desa. Apalagi tunggakannya baru satu bulan. Dampaknya sangat besar terhadap pelayanan masyarakat,” ujar Ruli.
Ia juga menyayangkan sikap PLN yang dinilai kurang mempertimbangkan dampak administratif akibat pemutusan listrik tersebut. Menurutnya, masyarakat Desa SumberJaya menjadi pihak yang paling dirugikan karena pelayanan administrasi desa tidak dapat berjalan secara normal.
“Pihak PLN tidak memperhatikan dampaknya. Kalau kantor desa listriknya diputus, warga SumberJaya yang jadi korban,” tambahnya.
Setelah melakukan diskusi panjang dengan Pemerintah Desa SumberJaya yang diwakili Sekretaris Desa, Iyan, KP3D bersama tim langsung mendatangi Kantor PLN yang berada di samping Superindo Mangun Jaya. Kedatangan mereka bertujuan meminta pihak PLN agar segera menyambungkan kembali aliran listrik Kantor Desa SumberJaya agar pelayanan administrasi dapat kembali berjalan normal.
Sekretaris Desa SumberJaya, Iyan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada KP3D atas bantuan dan kepeduliannya terhadap permasalahan yang dihadapi pemerintah desa.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan KP3D yang sudah turun langsung membantu menyelesaikan masalah listrik kantor desa yang diputus oleh PLN. Kami juga berharap KP3D terus mengawal pemerintahan desa agar ke depan lebih terbuka dan jujur,” ucap Iyan.
Sementara itu, Ketua Bidang Hukum KP3D, Aslam Syah, menegaskan bahwa kejadian pemutusan listrik kantor desa seperti yang dialami Desa SumberJaya tidak boleh terulang di desa-desa lain. Menurutnya, kantor desa merupakan pusat pelayanan publik yang tidak boleh terganggu dengan alasan apa pun.
“Kantor desa adalah pusat pelayanan publik. Pemutusan listrik dengan alasan apa pun tidak seharusnya terjadi,” tegas Aslam.
Meski demikian, Aslam juga memberikan apresiasi kepada pihak PLN yang dinilai kooperatif setelah dilakukan diskusi, sehingga aliran listrik Kantor Desa SumberJaya dapat kembali dipasang.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Umum KP3D, Ruli, menyampaikan pesan singkat sebelum meninggalkan Kantor Desa SumberJaya. Ia mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan oknum dalam peristiwa pemutusan listrik tersebut dan mengaku telah mengantongi nama-namanya.
“Saya berharap ke depan tidak ada lagi pemikiran-pemikiran buruk. Mari bersama-sama kita bangun desa ini. Walaupun saya warga Desa Muktiwari, saya pernah tinggal di Desa SumberJaya dan sampai selamanya Desa SumberJaya adalah keluarga saya,” pungkas Ruli.(Catur Sujatmiko)



