-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     


    Ketua FWJI Mariam Berharap Dishub Ambil Alih Parkiran Pasar Seng, Agar Tidak Ada Lagi Motor Hilang

    trilokanews
    Selasa, Februari 17, 2026, 11.55 WIB Last Updated 2026-02-17T04:56:48Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di samping kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC) lampu merah kini telah dipindahkan ke lahan Pasar Seng di depan Ramayana. Proses pemindahan pedagang tersebut telah berjalan selama lima hari, dan para pedagang sudah mulai beraktivitas serta berjualan di lokasi baru.

    Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi di lokasi relokasi, khususnya soal penerangan dan keamanan parkir.

    Dalam keterangannya kepada awak media Triloka News, Mariam mengatakan bahwa saat meninjau langsung lokasi Pasar Seng depan Ramayana pada malam Selasa (15/02) sekitar pukul 20.00 WIB, kondisi pasar terlihat sangat gelap dan hanya mengandalkan cahaya dari warung-warung pedagang.

    “Saya melihat suasana Pasar Seng sangat gelap, hanya ada cahaya dari warung. Menurut keterangan para pedagang, lampu pasar baru menyala sekitar pukul 23.00 malam. Mereka hanya bisa pasrah,” ujarnya.

    Selain persoalan penerangan, Mariam juga menyoroti keamanan area parkir. Ia mengungkapkan bahwa dalam dua hari terakhir telah terjadi kehilangan sepeda motor milik pengunjung di area parkir, meskipun terdapat petugas parkir di lokasi.

    FWJI berharap Dinas Perhubungan (Dishub) segera mengambil alih pengelolaan parkir dengan sistem resmi menggunakan karcis dari pemerintah daerah. Menurutnya, pengurus parkir harus memegang karcis bernomor dan melakukan pengecekan saat kendaraan keluar agar kejadian kehilangan tidak terulang.

    “Tukang parkir harus aktif mengawasi kendaraan, jangan hanya menarik uang parkir tetapi tidak menjaga kendaraan,” tegasnya.

    Ia menambahkan, jika pengelolaan parkir diambil alih secara resmi oleh Dishub, maka selain meningkatkan keamanan juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

    Mariam juga meminta agar penataan parkir diperbaiki supaya tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan maupun pengendara, serta menegaskan bahwa relokasi pasar seharusnya dipersiapkan secara matang dan tidak dilakukan secara asal-asalan.

    “Relokasi pasar seharusnya sudah direncanakan dengan baik agar tidak merugikan pedagang maupun pengunjung,” pungkasnya.(Catur Sujatmiko)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini