masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadi sorotan. Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, menyoroti masih adanya pegawai negeri sipil (PNS) yang terlihat santai dan berkumpul di warung kopi saat jam kerja.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin ketika diwawancarai oleh awak media ketika usai rapat di ruang Plt Bupati, ia menegaskan bahwa kedisiplinan pegawai merupakan tanggung jawabnya sebagai pimpinan birokrasi.
“Ini adalah tanggung jawab saya. Bahkan saat apel pagi pun sudah kami sampaikan terkait kedisiplinan pegawai,” ujar Endin, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini juga tengah melakukan penataan, termasuk penertiban para pedagang yang berada di sekitar area perkantoran.
“Penertiban pedagang juga harus diatur dan saat ini masih dalam proses,” jelasnya.
Namun demikian, Endin menegaskan bahwa penertiban tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan. Pemerintah daerah tidak ingin merugikan para pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas tersebut.
“Kalau pemerintah daerah menertibkan pedagang, kita juga harus memikirkan mereka, karena mereka mencari nafkah. Tapi yang ingin kami hindari adalah pegawai yang sejak pagi sudah duduk-duduk di warung kopi,” ungkapnya.
“Nanti jam 08.15 WIB gerbang akan ditutup, biar para karyawan tidak keluar,” tegasnya.
Kalau PPNS itu kasus-kasusnya tertentu, kalau yang ini mungkin secara keseluruhan saja, hanya ketentuannya ketika mereka masuk sudah ada jamnya, sudah ada, mungkin, ketika mereka sudah absen melalui aplikasi, mereka pada sarapan, mungkin ya, tapi yang jelas ketika mereka tidak absen secara otomatis akan berkurang TPP nya," pungkasnya (Catur Sujatmiko)




