Trilokanews – Musi Rawas / Lubuk Linggau, Pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh perusahaan swasta kembali menjadi perhatian di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Lubuk Linggau dan Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Di tingkat lokal, masyarakat mulai menyoroti implementasi CSR oleh PT Djarum Sub DSO Lubuk Linggau–Musi Rawas. Sejumlah pihak menyebutkan bahwa proposal bantuan yang diajukan untuk sektor pendidikan, rumah ibadah, dan kegiatan sosial belum dapat difasilitasi.
Informasi tersebut turut disampaikan oleh pihak keamanan perusahaan Sudirman bersama rekannya yang menyebutkan bahwa kebijakan penerimaan proposal telah diatur oleh manajemen.
“ Kami mengikuti arahan perusahaan terkait jenis kegiatan yang dapat didukung. Untuk saat ini lebih difokuskan pada kegiatan tertentu,” ujar salah satu petugas keamanan sdr.sudirman saat ditemui, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, dukungan perusahaan selama ini lebih banyak diarahkan pada kegiatan berskala event seperti hiburan, festival, dan kegiatan serupa.
Kondisi ini kemudian memunculkan diskusi di tengah masyarakat mengenai arah prioritas program CSR di tingkat daerah. Beberapa pihak berharap agar sektor pendidikan, keagamaan, dan sosial juga dapat menjadi bagian dari perhatian perusahaan.
Sebagai salah satu perusahaan besar di Indonesia, PT Djarum dikenal memiliki berbagai program CSR secara nasional melalui inisiatif “Bakti”, yang mencakup bidang pendidikan, sosial, lingkungan, budaya, hingga olahraga.
Program Bakti Olahraga, misalnya, telah dikenal luas dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan bulu tangkis nasional.
Namun demikian, perbedaan implementasi di tingkat pusat dan daerah menjadi hal yang menarik untuk dicermati lebih lanjut. Transparansi kebijakan serta komunikasi antara perusahaan dan masyarakat dinilai penting agar program CSR dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. (Awi).
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PT Djarum terkait kebijakan teknis penyaluran CSR di wilayah Lubuk Linggau–Musi Rawas.
Ke depan, diharapkan adanya dialog terbuka antara perusahaan dan masyarakat sehingga pelaksanaan CSR dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan merata.




