masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Kondisi Tempat Pemakaman Umum Mangun Jaya, Kecamatan Tambun Selatan memprihatinkan. Sampah rumah tangga menumpuk di hampir setiap sudut makam. Penerangan Jalan Umum di area TPU juga mati total sejak 3 bulan terakhir.
Ketua FWJI Kabupaten Bekasi, Siti Mariam, menerima laporan dari warga saat melintasi diarea makam di malam hari gelap gulita dan adanya tumpukan sampah yang dikawatirkan menimbulkan bau busuk dan jadi sarang lalat. Saat Forum Wartawan Jaya Indonesia sidak kelokasi pada Senin 11 Mei 2026.
"Ini makam, bukan TPS liar. Masa orang mau ziarah ke orang tua malah disambut sampah popok bayi dan plastik. PJU mati semua. Magrib aja udah kayak kuburan film horor," kata Siti Mariam.
Berdasarkan Perda Kabupaten Bekasi No. 3 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah, UPTD Kebersihan wajib melakukan pengangkutan sampah TPU minimal 2 kali seminggu. Untuk PJU, pemeliharaan jadi tanggung jawab Dinas Perkimtan Bidang Pertamanan dan PJU.
Fakta di lapangan, bak sampah TPU Mangun Jaya sudah meluber 2 minggu tidak diangkut. 8 titik lampu PJU di dalam TPU tidak ada yang menyala. Kabel banyak yang putus dan hilang.
"UPTD Kebersihan Wilayah 2 jangan tutup mata. Anggaran retribusi makam warga Mangun Jaya itu ada. Ke mana larinya? Dinas Perkimtan juga harus cek PJU. Jangan nunggu ada orang kesurupan atau terbegal baru gerak," tegas Mariam (Rojak)




