-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

    Antrean Truk Solar Diduga Jadi Biang Kemacetan di Jalur Pantura Cibitung, Depan RSUD Kerap Lumpuh

    trilokanews
    Selasa, Juli 14, 2026, 08.32 WIB Last Updated 2026-07-14T01:32:28Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Kemacetan hampir setiap pagi diduga terjadi di ruas Jalan Teuku Umar, jalur arteri nasional (Pantura), tepatnya di depan pintu masuk RSUD Cibitung, Kabupaten Bekasi. Kondisi tersebut diduga dipicu antrean panjang truk diesel yang hendak mengisi BBM jenis solar di sebuah SPBU di kawasan tersebut.

    Selain antrean kendaraan yang memakan bahu hingga badan jalan, kondisi semakin diperparah dengan adanya jalan berlubang yang tergenang air. Akibatnya, ruas jalan menyempit sehingga arus lalu lintas tersendat dan mengganggu mobilitas masyarakat maupun kendaraan. Selasa 14 Juli 2026.

    Salah seorang pedagang di sekitar lokasi, Itban, mengatakan kemacetan di titik tersebut hampir menjadi pemandangan rutin setiap pagi.

    "Setiap pagi memang seperti ini. Macetnya karena antrean mobil truk yang mau mengisi BBM solar. Antreannya sampai memakan bahu jalan," ujar Itban kepada awak media.

    Keterangan serupa disampaikan Edi. Menurutnya, penyempitan jalan menjadi penyebab utama kemacetan karena satu lajur digunakan untuk antrean kendaraan.

    "Jalannya jadi sempit karena satu jalur dipakai antrean truk. Ditambah lagi ada jalan berlubang di pinggir jalan yang diberi tanda plastik oranye (traffic cone), seharusnya mobil truk yang hendak mengisi BBM bisa sedikit merapat ke pinggir jalan," jelasnya.

    Untuk memperoleh keterangan, awak media kemudian mendatangi pihak SPBU. Seorang pekerja yang ditemui mengatakan persoalan tersebut sebaiknya disampaikan kepada pengawas.

    "Di sini tidak ada security, adanya pengawas. Silakan ke pengawas saja," ujarnya singkat.

    Kemudian awak media  mengarahkan para sopir truk yang sedang mengantre agar merapatkan kendaraannya ke area dalam SPBU sehingga tidak terlalu memakan badan jalan. Hasilnya, ruang jalan yang sebelumnya tertutup antrean kendaraan menjadi lebih terbuka dan arus lalu lintas kembali mengalir lebih lancar.

    Reporter Catur Sujatmiko 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini