-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

    Ratusan Warga Antar Iing Solihin Daftar Pilkades Ciledug 2026, Usung Semangat Pengabdian dan Demokrasi Desa

    trilokanews
    Selasa, Juli 28, 2026, 13.04 WIB Last Updated 2026-07-28T06:04:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Antusiasme masyarakat mewarnai hari pertama pembukaan pendaftaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026-2034 di Kabupaten Bekasi. Ratusan warga Desa Ciledug, Kecamatan Setu, mengantarkan Iing Solihin, A.Md., untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Ciledug, sebagai bentuk dukungan dan harapan agar kepemimpinan desa kembali berada di tangan sosok yang dinilai berpengalaman dan matang dalam memimpin.

    Kehadiran ratusan warga yang mengiringi langkah Iing menuju sekretariat panitia pendaftaran menjadi gambaran kuat bahwa Pilkades Ciledug tidak sekadar menjadi agenda politik lima tahunan, tetapi juga menjadi momentum lahirnya aspirasi masyarakat terhadap arah pembangunan desa di masa mendatang.

    Dalam prosesi pendaftaran tersebut, Iing Solihin hadir didampingi istri tercinta, kedua orang tuanya, serta jajaran tim pemenangan. Dukungan yang mengalir dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam proses demokrasi di tingkat desa.

    Proses penyerahan berkas pendaftaran berlangsung lancar dan diterima langsung oleh Panitia Pilkades Desa Ciledug. Seluruh dokumen yang diserahkan selanjutnya akan menjalani tahapan verifikasi administrasi sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Sebagai bagian dari sistem demokrasi dan negara hukum, pelaksanaan Pilkades dituntut berjalan secara tertib, transparan, objektif, dan berkeadilan. Setiap calon memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan, sementara masyarakat diberikan kebebasan untuk menentukan pilihan tanpa adanya tekanan maupun intimidasi.

    "Langkah mendaftar di hari dan jam pertama ini adalah wujud keseriusan saya dalam mengikuti kontestasi Pilkades Ciledug. Saya ingin menunjukkan komitmen penuh sejak awal proses ini dimulai," ujar Iing Solihin usai menyerahkan berkas pendaftaran.

    Menurutnya, keikutsertaan dalam Pilkades kali ini bukan semata-mata untuk meraih jabatan kepala desa. Ia menegaskan bahwa pencalonannya dilandasi niat pengabdian dan tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan Desa Ciledug.

    Ia menyadari bahwa jabatan kepala desa bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh proses demokrasi desa harus dijalankan dengan menjunjung tinggi aturan hukum, etika politik, serta menjaga persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik.

    "Saya meminta doa dan dukungan dari orang tua, istri tercinta, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Desa Ciledug. Niat saya tulus untuk bersama-sama membangun Desa Ciledug agar menjadi lebih baik, maju, dan sejahtera," ungkapnya.

    Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa politik desa semestinya tidak berhenti pada perebutan suara. Demokrasi yang sehat justru harus melahirkan gagasan, kerja nyata, dan komitmen untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Sebab, setelah pesta demokrasi usai, seluruh warga akan kembali hidup berdampingan dalam satu rumah besar bernama Desa Ciledug.

    Iing juga mengajak seluruh masyarakat dan para bakal calon yang akan mengikuti kontestasi Pilkades untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi, namun tidak boleh menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi antarwarga.

    "Saya berharap seluruh proses Pilkades Ciledug dapat berjalan dengan aman, damai, tertib, dan lancar. Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Yang terpenting, kita semua tetap menjaga persatuan dan persaudaraan demi kebaikan Desa Ciledug," tuturnya.

    Dengan resminya Iing Solihin mendaftarkan diri pada hari pertama pembukaan pendaftaran, dinamika politik di Desa Ciledug mulai memasuki babak yang lebih hangat. Namun, di tengah riuhnya kontestasi, demokrasi harus tetap menjadi jalan, hukum harus menjadi pagar, dan kepentingan masyarakat harus menjadi tujuan utama.

    Pilkades sejatinya bukan sekadar perlombaan untuk memenangkan jabatan, melainkan proses rakyat dalam memilih sosok yang dipercaya memikul amanah pembangunan desa. Dari lembar pendaftaran yang dibuka pada pagi itu, sebuah harapan mulai ditulis bahwa Desa Ciledug tidak hanya membutuhkan pemimpin yang mampu memenangkan suara, tetapi juga pemimpin yang sanggup memenangkan kepercayaan masyarakat dan menjaga masa depan desanya

    Reporter: Ipoel 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini