![]() |
| Caption Foto Ilustrasi |
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekas Mariam menyoroti ketidakadilan alokasi anggaran Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Dispora Kabupaten Bekasi tahun 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun FWJI, Dispora menganggarkan 10 paket "Penataan SOR Masyarakat" dengan nilai masing-masing Rp 100.000.000 atau total Rp 1 Miliar
Anehnya, kesepuluh paket itu semuanya berada di 1 lokasi Perumahan Geramapuri Persada, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung. Mulai dari RT 001 RW 006, RT 001 RW 009, RT 002 RW 009, hingga RT 008 RW 013.
“Ini jelas tidak adil. Masa 1 perumahan dapat 10 SOR. Sementara RW dan desa lain di Cibitung bahkan di Kabupaten Bekasi belum tentu dapat 1 pun. Ada apa dengan Dispora?” tegas Ketua FWJI korwil Kabupaten Bekasi, Siti Mariam.
metode Pengadaan Langsung yang dipakai di semua paket tersebut. Menurut Mariam, ini berpotensi "pecah paket" agar nilai proyek di bawah Rp 200 juta dan tidak perlu melalui lelang terbuka.
“Waktunya juga bareng, Mei 2026 semua. Logikanya mana mungkin 10 titik SOR dikerjakan bersamaan di 1 perumahan. Kami menduga ini hanya akal-akalan administrasi,” tambahnya.
FWJI Korwil Kabupaten Bekasi mendesak Inspektorat, DPRD Kabupaten Bekasi, dan KPK untuk segera mengaudit proyek ini. FWJI juga meminta Dispora membuka data siapa pemenang, RAB detail, dan progres fisik di lapangan.
“Anggaran rakyat harus adil. Jangan sampai hanya menguntungkan 1 perumahan saja,” pungkasnya.
Reporter Catur Sujatmiko




