-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

    Iklan Atas 1

     


    Lanjutkan! Lanjutkan!” Menggema di Cijengkol, Petahana Saepuloh Resmi Daftar Pilkades 2026

    trilokanews
    Jumat, Agustus 07, 2026, 12.32 WIB Last Updated 2026-08-07T05:32:54Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Ratusan warga Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menggemakan seruan “Lanjutkan! Lanjutkan!” saat mengantarkan petahana Kepala Desa Cijengkol, H. A. Saepuloh, mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak periode 2026–2034.

    Dukungan warga tersebut mewarnai proses pendaftaran Saepuloh di Sekretariat Panitia Pilkades Cijengkol, Kamis (6/8/2026). Sejak pagi, massa pendukung telah memadati lokasi untuk mengawal langsung proses pendaftaran orang nomor satu di Desa Cijengkol tersebut.

    Setibanya di sekretariat, Saepuloh langsung menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan kepada panitia. Setelah proses administrasi pendaftaran selesai, ia menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan masyarakat yang turut mengantarnya.

    “Alhamdulillah, kami beserta keluarga dan juga para simpatisan, pada hari ini telah selesai mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Cijengkol,” ujar Saepuloh.

    Ia mengatakan, proses Pilkades tidak semata-mata menjadi momentum kompetisi politik di tingkat desa. Menurutnya, seluruh tahapan harus menjadi bagian dari proses demokrasi yang mampu menjaga persatuan masyarakat.

    Saepuloh berharap seluruh rangkaian Pilkades Cijengkol berjalan aman, tertib, dan damai hingga hari pemungutan suara.

    “Karena bagaimanapun, masa depan Desa Cijengkol ada di kita bersama. Bukan hanya di pundak saya, tetapi di pundak seluruh masyarakat Cijengkol,” katanya.

    Janji Melanjutkan Pembangunan dan Penguatan SDM

    Jika kembali memperoleh kepercayaan masyarakat, Saepuloh menyatakan akan melanjutkan program pembangunan yang telah dirintis selama periode kepemimpinannya.

    Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan Cijengkol.

    “Selama satu periode ini, kami selalu mendengungkan bahwa Cijengkol adalah masyarakat yang sehat, cerdas, dan beriman. Maka dari itu, pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.

    Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan arah program yang akan dibawa Saepuloh apabila kembali dipercaya memimpin Desa Cijengkol untuk periode berikutnya.

    Dua Bakal Calon Sudah Mendaftar

    Di sisi lain, Ketua Panitia Pilkades Cijengkol, Riezky, mengungkapkan bahwa hingga Kamis pagi sudah terdapat dua bakal calon kepala desa yang mendaftarkan diri.

    “Sampai hari ini, 6 Agustus, baru dua orang yang mendaftar hingga pukul 09.00 WIB. Batas akhir pendaftaran memang hari ini, terhitung sejak 28 Juli,” kata Riezky.

    Dengan masih berlangsungnya hari terakhir pendaftaran, dinamika politik desa masih berpeluang berubah. Jumlah kandidat yang akan bertarung dalam Pilkades Cijengkol baru dapat diketahui setelah seluruh proses pendaftaran dan tahapan verifikasi administrasi diselesaikan panitia.

    DPS Cijengkol Melonjak, Bertambah 876 Pemilih

    Selain persaingan calon, perhatian juga tertuju pada jumlah pemilih dalam Pilkades Cijengkol.

    Riezky menyebutkan, terjadi peningkatan cukup signifikan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Jumlah pemilih yang sebelumnya tercatat sebanyak 11.227 orang, kini meningkat menjadi 12.103 orang.

    Artinya, terdapat penambahan sebanyak 876 pemilih dalam DPS.

    Sementara itu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) belum ditetapkan. Panitia menyebutkan, DPT akan diumumkan tujuh hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara, yakni pada 13 September 2026.

    Lonjakan jumlah pemilih tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam Pilkades Cijengkol 2026. Dengan bertambahnya basis pemilih, kontestasi kepala desa diperkirakan tidak hanya menjadi pertarungan figur, tetapi juga adu gagasan, program, serta kemampuan kandidat meyakinkan masyarakat.

    Di tengah riuh dukungan “Lanjutkan!” yang mengiringi pendaftaran Saepuloh, panggung demokrasi Desa Cijengkol kini resmi memasuki fase persaingan.

    Bagi petahana, dukungan ratusan warga menjadi modal politik awal. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Cijengkol melalui bilik suara.

    Pilkades bukan sekadar soal siapa yang paling ramai didukung saat mendaftar, tetapi siapa yang mampu memenangkan kepercayaan masyarakat ketika hari pemungutan suara tiba.

    Reporter : Ipoel 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini