masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat permukiman terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Salah satunya melalui monitoring langsung terhadap kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan fasilitas lingkungan.
Pelaksana Tugas (Plt) UPTD PJU Wilayah I pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Usep Adiana, bersama jajaran staf turun langsung melakukan monitoring dan survei ke sejumlah titik di wilayah Kecamatan Cibitung. Kamis 3/9/2026.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian yakni Perumahan Kertamukti Sakti Residence (KSR) 2, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, serta kawasan taman yang berada di Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung.
Monitoring tersebut tidak hanya berkaitan dengan penerangan jalan umum, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menangkap langsung kebutuhan masyarakat di lapangan, termasuk usulan pembangunan fasilitas ruang terbuka dan taman bermain anak.
“Untuk mengoptimalkan pelayanan terhadap masyarakat, kami melakukan serap aspirasi masyarakat. Salah satunya terkait usulan pembuatan taman bermain anak,” ungkap Usep Adiana.
Menurutnya, turun langsung ke lokasi menjadi langkah penting agar setiap kebutuhan masyarakat dapat dilihat secara nyata dan menjadi bahan evaluasi maupun pertimbangan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Kehadiran jajaran UPTD Wilayah I Disperkimtan tersebut mendapat sambutan positif dari warga KSR 2. Ketua RT 003/016 Perumahan KSR 2, Kardi Siboro, didampingi sekretaris RT serta seksi pembangunan, menyambut baik survei yang dilakukan pemerintah di lokasi.
Pasalnya, warga telah mengajukan usulan agar lahan atau kawasan yang tersedia dapat dimanfaatkan sebagai taman bermain anak. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk memberikan ruang yang aman dan layak bagi anak-anak di lingkungan perumahan.
“Kami sangat senang dengan adanya kunjungan dan survei langsung dari pihak UPTD. Ini menunjukkan bahwa aspirasi warga mendapat perhatian,” ujar Kardi.
Ia berharap hasil survei tersebut dapat ditindaklanjuti sehingga keinginan masyarakat untuk memiliki taman bermain anak di lingkungan KSR 2 tidak berhenti sebatas usulan.
Dilokasi yang sama, Menurut FWJI, keberadaan taman bermain bukan sekadar pelengkap lingkungan. Fasilitas tersebut dapat menjadi ruang interaksi sosial sekaligus memberikan tempat bagi anak-anak untuk bermain dan beraktivitas secara positif tanpa harus keluar jauh dari kawasan permukiman.
Dengan melihat kondisi secara langsung, pemerintah dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kebutuhan penerangan, kondisi lingkungan, maupun fasilitas publik yang diperlukan warga.
Pola pelayanan seperti ini juga membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang selama ini disampaikan melalui perangkat lingkungan dapat dikonfirmasi langsung melalui survei di lapangan.
Kedatangan jajaran Disperkimtan menjadi sinyal positif bahwa usulan pembangunan taman bermain anak mulai mendapat perhatian. Sebab, pelayanan publik bukan hanya soal menerima laporan, tetapi bagaimana pemerintah hadir, melihat persoalan secara langsung, dan menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya," tutur Mariam ketua korwil Kabupaten Bekasi
Reporter Catur Sujatmiko





