-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     


    FWJI GERAM: SMPN 3 CIBITUNG BAGAI ANAK TIRI, DINAS TUTUP MATA, 1.000 SISWA TARUHAN NYAWA DI BAWAH ATAP RUSAK

    trilokanews
    Rabu, November 04, 2026, 19.14 WIB Last Updated 2026-11-04T12:14:35Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     







    Kabupaten Bekasi Triloka News - , Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil kab Bekasi  geram melihat kondisi SMP Negeri 3 Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang dibiarkan rusak bertahun-tahun. 4 /11/2026.


    Sekolah yang viral di TikTok melalui akun Mariam  " bangunannya sudah berumur sekitar 20 tahunan. Atap tiga ruang kelas rusak. Banyak ruangan terpaksa ditutup karena takut menimpa anak-anak. Padahal jumlah siswanya sudah lebih dari seribu orang.


    Akibatnya, belajar mengajar terpaksa dibagi dua shift, pagi dan siang. Padahal aturan pendidikan sekarang sudah tidak bisa seperti itu. Tapi sekolah tidak punya pilihan, ruangannya tidak cukup, ruangannya tidak berani dipakai.


    Kepala SMPN 3 Cibitung, Nisin, sudah mengaku, setiap tahun proposal pembangunan dan rehabilitasi total sudah diajukan ke Dinas Cipta Karya. Petugas sudah berkali-kali datang mengukur. Tapi sampai hari ini, tidak juga dibangun. Tahun ini pun, sekolah itu tidak dapat.


    Yang turun cek lokasi baru DPRD Kabupaten Bekasi. Wakil Ketua III DPRD, Budi Muhammad Mustafa, sudah turun langsung pada Rabu, 4 November 2026, dan mengaku kaget melihat kondisinya. Lalu dinas terkaitnya mana? Kenapa sampai viral dulu baru ada yang datang?


    "FWJI geram. SMPN 3 Cibitung ini diperlakukan bagai anak tiri. Kenapa sekolah bagus selalu dapat, sedangkan sekolah ini tidak dilirik sama sekali? Seakan-akan dinas terkait tutup mata, padahal di dalam sekolah itu ada nyawa seribu lebih siswa. Jangan sampai sekolah ini hanya dapat janji manis saja," tegas FWJI Kabupaten Bekasi.


    FWJI Kabupaten Bekasi menyatakan sikap Mendesak Dinas Cipta Karya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi membuka secara terbuka, proposal SMPN 3 Cibitung sudah berapa kali diajukan, sudah berapa kali diukur, dan mentok di mana, sehingga bertahun-tahun tidak terealisasi. Mendesak rehabilitasi total SMPN Cibitung masuk APBD tahun depan dan benar-benar dikerjakan, bukan hanya masuk proposal lalu hilang lagi.


    Mendesak DPRD Kabupaten Bekasi mengawal sampai tuntas,* jangan berhenti di kunjungan dan janji saja. Meminta Bupati Bekasi turun tangan, jangan biarkan 1.000 siswa taruhan nyawa belajar di bawah atap rusak, sementara anggaran pendidikan selalu kalah dengan proyek lain.

    "Jangan tunggu atap roboh dan ada korban, baru semua sibuk. Kalau dinas masih tutup mata, FWJI akan terus menyuarakan ini sampai SMPN 3 Cibitung direhab total," tegas FWJI Kabupaten Bekasi. Ujarnya.


    Catur

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini