-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     



    Iklan Atas 1

     


    Ketua FWJI Mariam Buka Laporan Polisi, Namanya Dicatut di Salahgunakan Meminta Uang

    trilokanews
    Senin, Maret 23, 2026, 16.30 WIB Last Updated 2026-03-24T14:01:11Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam, resmi melaporkan dugaan pencatutan nama dirinya oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada pihak kepolisian. Modus yang digunakan pelaku yakni diduga dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp Messenger untuk meminta sejumlah uang kepada kepala desa hingga pejabat di wilayah Kabupaten Bekasi. Senin 23/3/2026.

    Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu kepala desa yang mengonfirmasi bahwa nomor telepon dan foto profil yang digunakan pelaku mengatasnamakan Mariam. Menyikapi hal tersebut, Mariam segera mengambil langkah hukum guna mencegah kerugian yang lebih luas.

    Laporan awal sempat disampaikan ke Polsek Tambun Selatan. Namun setelah dilakukan koordinasi, diketahui bahwa tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah Cibitung. Selanjutnya, pihak Polsek Tambun Selatan mengarahkan sekaligus mengantarkan Mariam ke Polsek Cikarang Barat untuk penanganan lebih lanjut.

    Mariam mengapresiasi respons cepat aparat kepolisian, khususnya jajaran Polsek Tambun Selatan yang telah membantu proses pengalihan laporan tersebut.

    “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Polsek Tambun Selatan yang telah mengantarkan saya ke Polsek Cikarang Barat. Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi, sehingga saya memutuskan untuk membuat laporan resmi agar pelakunya bisa segera ditangkap,” ujar Mariam.

    Ia menegaskan bahwa tindakan pencatutan nama tersebut sangat merugikan, tidak hanya secara pribadi, tetapi juga berdampak pada nama baik organisasi dan media yang dipimpinnya.

    Lebih lanjut, Mariam menyatakan optimisme bahwa pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku. Pasalnya, sejumlah bukti awal telah dikantongi, di antaranya nomor telepon dan nomor rekening yang digunakan dalam aksi penipuan tersebut.

    “Saya percaya kepada pihak kepolisian untuk bisa menangkap pelakunya, karena sudah ada nomor telepon dan nomor rekening yang digunakan,” tambahnya.

    Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penanganan pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan pihak tertentu, serta melakukan verifikasi sebelum melakukan transaksi.( Catur Sujatmiko)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini