-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     


    Masih Saja Marak Berkedok Uang Perpisahan Kali Ini SMAN 2 Muara Beliti, Alibi Pihak Sekolah Keinginan Siswa

    trilokanews
    Senin, Maret 02, 2026, 22.52 WIB Last Updated 2026-03-02T15:52:04Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Muara Beliti - Trilokanews, Ternyata masih saja pengulangan seperti tahun sebelumnya wali murid masih saja di haruskan kegiatan perpisahan, ini terjadi kembali di SMA Negeri 2 Muara Beliti yang mana per siswa dibebankan biaya perpisahan sebesar Rp. 280.000 dikalikan jumlah siswa sebanyak 217 siswa. 


    Padahal jenis pungutan uang perpisahan di SMA, terutama sekolah negeri, sering kali melanggar aturan dan dikategorikan sebagai pungli. Berdasarkan Permendikbud No. 75 Tahun 2016 dan aturan Dinas Pendidikan, komite sekolah dilarang memungut dana wajib yang memberatkan orang tua. Untuk acara perpisahan sebaiknya sederhana, sukarela, dan difasilitasi orang tua, bukan sekolah. 


    Berikut adalah poin-poin penting terkait masalah ini:

    1. Larangan Resmi: Komite sekolah dilarang memungut uang dari orang tua/wali, dan sekolah tidak memiliki dasar hukum untuk memungut biaya perpisahan,
    2. Sifatnya Sukarela: Iuran perpisahan hanya diperbolehkan jika sifatnya sukarela, tidak mengikat, dan tidak diwajibkan oleh pihak sekolah,
    3. Sanksi dan Pengembalian: Pungutan liar berisiko sanksi pidana dan denda, serta uang yang sudah terlanjur dipungut wajib dikembalikan.


    Wali murid siswa Muara Beliti yang minta namanya jangan di masukan takutnya nanti beresiko dengan anak kami mengatakan ke tim Trilokanews tertanggal, 01 Maret 2026 bahwa kami diwajibkan membayar uang perpisahan sebesar Rp. 280.000 dan uang itu katanya untuk sewa gedung, nasi kota dan kegiatan lainnya. Ya kami pak ada yang sudah bayar lunas ada baru setengah dari nilai yang ditetapkan. 


    Sedangkan penjelasan Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Muara Beliti Yasbudaya, S.Pd, M.Pd, melalui Humasnya Yosep, ke Tim Trilokanews tertanggal 02 Maret 2026, diruang humas SMAN 2 Muara Beliti yang beralamat di Jl. Lintas Sumatera KM. 10, Muara Beliti Baru. Yang mana sekolah sudah terakreditasi A dengan kurikulum merdeka, mengatakan bahwa itu bukan program kami terkait iuran perpisahan, inisiatif siswa itu sendiri, dan kami sudah konsultasikan dengan komite. 


    Lanjut Yosep, kegiatan perpisahan mulai dari pemesanan, tempat perpisahan itu semua dilakukan oleh siswa itu sendiri. Kalau kami sudah wanti-wanti karena marak pemberitaan masalah seperti uang perpisahan di media sosial. Kami juga sempat mempertanyakan ke siswa apa saja kepentingan dari acara perpisahan, kata siswa ya makan 2 kotak untuk siswa dan wali murid, papan bunga, Video dan foto, dekorasi acara dan sewa gedung. Ya keinginan ketua komite diadakan di sekolah saja, tapi siswa menghitung sama aja biayanya dan panas pula. 


    Terkait surat pernyataan itu ada dengan wali murid dan ditandatangani diatas materai, dan siswa sendri yang mengajukan format dari isi surat pernyataan tersebut. Dan jika menjadi permasalahan kami juga membatalkan acara perpisahan, karena posisi ini kan disusun jadi komite juga paham bahwa tidak semua wali murid mampu membayar uang perpisahan, katanya. 


    Dan jika sudah ada surat pernyataan ini kami pihak sekolah tidak tau menahu kalau ada permasalahan dikemudian hari karena ini inisiatif dari siswa sendiri. Dan kami juga sudah menyampaikan ke wali kelas dan guru apa ini ada permintaan tidak perna pak. Ya Alhamdulillah tidak ada keterlibatan pihak guru dan wali kelas ini inisiatif siswa sendiri, dan uangnya juga koordinator siswa sendiri yang megang . Dan kami sudah instruksikan ke siswa jika sudah terkumpul semua pihak sekolah baru mengizinkan apa acara bisa dilanjutkan atau dibatalkan. Ya takutnya nanti kami pihak sekolah yang kena padahal pihak sekolah tidak tau menahu masalah ini, karena murni inisiatif siswa sendiri.


    Ya intinya pak ini bukan insiatif dari kami sekolah dan komite melainkan keinginan dari siswa itu sendiri, dan juga masalah ini belum ada diadakan rapat dengan wali murid secara khusus, tutup humas SMAN 2 Muara Beliti. 


    Akan tetapi wali murid siswa yang dikonfirmasi oleh tim Trilokanews menyampaikan kami sebenarnya keberatan dengan nominal yang ditetapkan, apa benar itu keinginan siswa sendiri atau siapa. Sebab tau sendiri pak pendapatan kami di Muara Beliti sebagai wali murid ini kecil jadi jangankan untuk acara perpisahan untuk makan sehari hari bae berat. Ya sebagian ada yang dem bayar lunas ada yang baru bayar 150.000, dan malahan kami diminta segera melunasi padahal acara masih lama bulan April. Tapi demi anak dari pada nanti anak kita minder ya terpaksa ikut saja yang penting anak bahagia dengan acara perpisahan nanti tutupnya yang egan disebut nama nya ke tim Trilokanews. (A_01/Amri). 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini