-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     


    Pemkab Situbondo Gelar Sataon Mas Rio - Mbak Ulfi dan Buka Puasa Bersama Masyarakat

    trilokanews
    Minggu, Maret 01, 2026, 21.57 WIB Last Updated 2026-03-01T14:58:49Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    trilokanews.com - SITUBONDO - Pemkab Situbondo menggelar acara Sataon Mas Rio dan Mbak Ulfi, serta buka puasa bersama masyarakat dengan berbagi 10.000 takjil gratis di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini digelar dalam rangka refleksi satu tahun perjalanan kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo - Wakil Bupati Ulfiyah sejak dilantik pada Tanggal 20 Februari 2025 dengan mengusung tema "Lapor Rakyatku", yang berlangsung di Alun-alun Kota Situbondo, Minggu (1/3/2026) sore

    Dalam kesempatan itu, Bupati Situbondo Mas Rio (sapaan akrabnya) menyampaikan, laporan pertanggung-jawaban capaian kinerja kepada masyarakat selama satu tahun memimpin Kabupaten Situbondo. Ada banyak program prioritas dari janji politik yang sudah direalisasikan selama menjabat sebagai kepala daerah Situbondo. Ia memaparkan program kerja yang sudah dilaksanakan, antaranya berikan bantuan ambulance rakyat Situbondo untuk desa. Sebelumnya ada 38 unit mobil ambulance yang sudah disalurkan ke desa, dan tahun ini ada sebanyak 20 mobil ambulance desa yang akan diserahkan. Tahun depan akan ditambah lagi sampai semua desa punya mobil ambulance untuk melayani masyarakat.

    "Kami juga ada program berobat gratis tanpa batas (Berantas) yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Situbondo. Kemudian soal jalan pantura yang rusak dan banyak di keluhkan oleh masyarakat, maka kami langsung mengunjungi kantor Kementerian PUPR. Alhamdulillah secara bertahap sudah di aspal mulai dari Kecamatan Banyuglugur hingga sampai Banyuputih," paparnya.


    Masih Bupati Mas Rio menjelaskan, 11 program prioritas: dari janji menjadi aksi nyata. Dalam satu tahun, program tersebut telah dijalankan dan mulai menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat. Antaranya:

    1. PETANI TENTRAM : Penguatan sektor pertanian dan perikanan yang mencatat peningkatan produktivitas tangkap dan budidaya. Tercatat, produksi ikan tangkap naik menjadi 19.725 ton pada 2025 dan budidaya naik menjadi 637 ton. Sedangkan, produksi padi mencapai 321.723 ton, jagung 295.802 ton, dan tebu 1 juta ton.

    2. SESAKA (Sentra Ekonomi, Wisata dan Kebudayaan) : Pengembangan kawasan heritage Besuki dan sport tourism, termasuk digitalisasi destinasi Pasir Putih dengan capaian pendapatan Rp3,8 miliar pada 2025. Sejumlah destinasi wisata tengah dipersiapkan terutama fasilitas hingga sumber daya manusia (SDM) melalui Pokdarwis. Ke depan, Situbondo akan fokus pada wisata minat khusus seperti pendakian, wisata bahari, sampai konservasi, budaya, dan sejarah.

    3. RICALL (Rio Ulfi Calling) : Layanan pengaduan 24 jam terintegrasi melalui aplikasi eSIBOND untuk mempercepat respons terhadap aspirasi warga. Masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui akun resmi Bupati, Wakil Bupati, Pemkab, dan lewat pesan WhatsApp RiCall 08138-777-8727 yang akan direspons secara langsung.

    4. VORSA UMKM : Voucher usaha, pelatihan kerja, serta akses pinjaman modal bunga 0 persen bagi UMKM terverifikasi. Pemkab menyiapkan inkubasi bisnis dan Situbondo Creative Hub untuk mendampingi UMKM sampai benar-benar naik kelas.

    5. BANTU DESA : penguatan pelayanan desa termasuk pengadaan ambulans dan peningkatan kesejahteraan warga. Pada tahap pertama 2025, Pemkab Situbondo telah menyalurkan 38 ambulans dengan target satu desa satu ambulans.

    6. BERANTAS (Berobat Gratis Tanpa Batas) : layanan kesehatan gratis dan perluasan jaringan rujukan RSUD. Sepanjang tahun pertama Mas Rio dan Mba Ulfi, Pemkab telah menyalurkan anggaran Rp60 miliar khusus untuk program BERANTAS. 

    7. PAKENYANG : subsidi dan distribusi bantuan pangan senilai Rp164 juta guna menjaga stabilitas stok dan harga. Bahkan, Pemkab juga menyiapkan stabilitas harga lewat program pasar murah.

    8. MANTAP (Guru Agama Mampu dan Berprestasi) : peningkatan insentif guru agama, guru PAUD, serta tenaga kependidikan. Lebih dari 4.400 guru agama telah terfasilitasi, insentif juga diberikan hingga Rp2 juta per orang.

    9. BAKTI : bantuan aktivasi dan operasional tempat ibadah. Tercatat 655 masjid telah mendapatkan dana operasional Rp1,37 miliar, dan hibah digelontorkan Rp1,92 miliar untuk 81 lembaga peribadatan.

    10. SIBOND MELENTING : program beasiswa 228 pemuda berprestasi senilai Rp1,9 miliar dan bantuan pendidikan anak putus sekolah dengan realisasi Rp214 juta pada 2025.

    11. NAIK HONDA : program tenaga honorer naik kelas tercatat sebanyak 5.814 tenaga honorer telah resmi menjadi PPPK paruh waktu, dengan kenaikan honor terutama untuk tenaga kesehatan hingga Rp1,5 juta per bulan.

    Tidak hanya 11 program prioritas, Mas Rio dan Mba Ulfi juga melakukan revitalisasi pendidikan dan infrastruktur monumental. Tercatat, rehabilitasi 71 SD dan 16 SMP dengan anggaran Rp53 miliar, pembangunan Pendopo Pate Alos di kawasan heritage Besuki Raya, serta pengembangan Bandara KASA KHR As’ad Syamsul Arifin sebagai infrastruktur strategis. Kemudian, pemerintah daerah Situbondo juga telah membangun 638 unit rumah layak huni, membangun 6,26 kilometer jalan baru, memperbaiki 44,58 km jalan eksisting, serta pemasangan 292 titik penerangan jalan umum (PJU). Berikutnya capaian ekonomi dan Investasi
    Sejumlah indikator makro menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Realisasi investasi melonjak dari Rp590 miliar pada 2024 menjadi Rp1,04 triliun pada 2025 dan menjadi capaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat dari Rp271,67 miliar menjadi Rp320,97 miliar, tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

    "Pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah kebijakan efisiensi anggaran, mencerminkan efektivitas kebijakan serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap Situbondo. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Situbondo sepanjang 2025 mencapai 5,28% dan menjadi capaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir. Selain itu sepanjang tahun pertama kepemimpinan, Kabupaten Situbondo berhasil meraih 29 penghargaan tingkat nasional dan provinsi sebagai bentuk pengakuan atas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, inovasi daerah, serta kinerja ekonomi. Namun, pemerintah daerah menegaskan bahwa penghargaan tertinggi tetaplah kepercayaan masyarakat," pungkasnya.( Redaksi)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini