masukkan script iklan disini
trilokanews.com - TOBA - Kondisi Jalan Lintas Nassau menuju Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dilaporkan nyaris terputus akibat amblas dan longsor di sejumlah titik. Kerusakan tersebut mengganggu aktivitas masyarakat serta menghambat jalur perekonomian warga yang selama ini mengandalkan akses jalan tersebut.
Pantauan di lapangan pada Senin (13/04/2026), titik kerusakan terparah berada di wilayah Desa Cinta Damai menuju Desa Lumban Rau Timur (Pagar Gunung), Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba. Badan jalan yang sebelumnya beraspal hotmix tampak tergerus air hingga sebagian bahu jalan longsor ke jurang.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, kerusakan diduga dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Air yang terus mengalir mengikis badan jalan hingga menyebabkan longsor dan amblas.
Warga menyebut, sedikitnya terdapat tiga titik rawan kerusakan di jalur penghubung antara Desa Hasang menuju Desa Lumban Rau Timur. Jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui masyarakat untuk beraktivitas, termasuk kendaraan roda empat pengangkut hasil bumi seperti sawit.
“Jalan ini urat nadi perekonomian warga. Kalau dibiarkan, bukan hanya aktivitas terganggu, tapi juga sangat membahayakan pengguna jalan,” ujar salah seorang warga.
Masyarakat mengaku khawatir kondisi jalan yang terus memburuk dapat memicu kecelakaan, mengingat posisi jalan berada di area perbukitan dengan jurang cukup dalam di sisi badan jalan.
Melalui pemberitaan ini, warga berharap Pemerintah Kabupaten Toba, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, segera mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama instansi terkait serta mendorong pihak Bina Marga Provinsi Sumatera Utara agar memprioritaskan perbaikan jalan tersebut.
Warga juga menagih realisasi program perbaikan infrastruktur yang sebelumnya pernah disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat mengunjungi Desa Lumban Rau Timur dan Desa Cinta Damai pada tahun 2025 lalu.
Kepala Desa Lumban Rau Timur, Anton Naibaho, bersama perangkat desa serta Kepala Desa Cinta Damai menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan di wilayah mereka. Namun demikian, warga berharap proses perbaikan jalan dapat segera direalisasikan dan dituntaskan hingga akses menuju Kampung Pajak Labura pada tahun 2026 ini.( Simon Sinaga)




