masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Di tengah hiruk-pikuk pesta demokrasi Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak di Kabupaten Bekasi, muncul sosok pemuda yang mencuri perhatian masyarakat Desa Tambun. Ia adalah M. Faqyh, tokoh muda asal Dusun III yang berani tampil membawa semangat perubahan di usianya yang baru menginjak 22 tahun. Senin 25 Mei 2026.
Meski belum berhasil meraih kursi BPD pada pemilihan kali ini, langkah dan sikap yang ditunjukkan Faqyh justru menuai simpati luas dari masyarakat. Dukungan moral terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pemuda di lingkungan Desa Tambun.
Bagi sebagian orang, kekalahan dalam kontestasi politik bisa menjadi akhir dari semangat perjuangan. Namun tidak bagi Faqyh. Dengan sikap tenang dan penuh kedewasaan, ia menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus melalui jabatan formal.
“Walaupun saya kalah, saya tetap semangat dan akan terus mengabdi untuk lingkungan saya dengan cara saya sendiri,” ujar Faqyh saat ditemui di lingkungannya.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran kuat tentang karakter pemuda yang dikenal pendiam namun memiliki ketegasan dalam prinsip. Di usianya yang masih muda, Faqyh dinilai memiliki pemahaman yang matang mengenai visi, misi, serta fungsi dan tugas pokok BPD sebagai lembaga perwakilan masyarakat desa.
Keberaniannya maju dalam pemilihan BPD juga dianggap sebagai bukti bahwa generasi muda mulai berani mengambil peran dalam pembangunan desa. Sosok Faqyh dinilai membawa harapan baru bagi munculnya regenerasi kepemimpinan yang lebih progresif dan peduli terhadap aspirasi warga.
Tak hanya menunjukkan sikap legawa atas hasil pemilihan, Faqyh juga memberikan ucapan selamat kepada para calon yang berhasil terpilih menjadi anggota BPD Desa Tambun. Ia berharap para wakil masyarakat tersebut benar-benar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap anggota BPD yang terpilih bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, mendengar aspirasi masyarakat, serta tidak melupakan amanah yang sudah diberikan warga,” tambahnya.
Sikap dewasa dan penuh semangat yang ditunjukkan Faqyh menjadi cerminan bahwa demokrasi desa bukan hanya soal menang atau kalah, melainkan tentang bagaimana menghadirkan niat tulus untuk membangun lingkungan yang lebih baik.
Di tengah minimnya keterlibatan generasi muda dalam dunia organisasi dan pemerintahan desa, munculnya figur seperti M. Faqyh menjadi warna tersendiri bagi masyarakat Dusun III Desa Tambun. Meski belum berhasil di pemilihan kali ini, banyak pihak menilai langkah pengabdiannya baru saja dimulai.(Muhammad Irwan)




