Trilokanews - Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, kembali diterjang banjir. Debit air yang terus meningkat membuat sedikitnya empat kecamatan terdampak dan ratusan rumah warga dilaporkan mulai terendam.
" Situasi kini semakin mengkhawatirkan setelah sejumlah wilayah di Kabupaten Muratara ditetapkan dalam status SIAGA BANJIR. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan karena banjir berpotensi meluas jika curah hujan terus tinggi dan debit sungai terus naik ". Kamis, 07 Mei 2026.
Masyarakat diimbau segera mengamankan dokumen penting, barang berharga, serta menyiapkan langkah evakuasi apabila air terus bertambah tinggi.
Wilayah terdampak tersebar di sejumlah desa dan kelurahan, mulai dari Kecamatan Karang Jaya hingga Rawas Ilir. Beberapa daerah bahkan dilaporkan mulai mengalami kenaikan debit air yang cukup signifikan.
Kecamatan Terdampak Banjir di Muratara:
@ Kecamatan Karang Jaya
- Desa Lubuk Kumbung,
- Desa Muara Batang Empu,
- Desa Sukamenang,
- Desa Tanjung Agung,
- Desa Terusan,
- Kelurahan Karang Jaya,
- Desa Embacang Lama
@ Kecamatan Rupit
- Desa Tanjung Beringin,
- Desa Noman,
- Desa Noman Baru,
- Desa Batu Gajah,
- Desa Batu Gajah Baru,
- Maur Lama,
- Beringin Jaya
Kelurahan Muara Rupit (Siaga)
- Desa Lawang Agung (Siaga),
- Desa Lubuk Rumbai (Siaga),
- Desa Pantai (Siaga)
@ Kecamatan Karang Dapo
- Desa Kerta Sari (Siaga),
- Desa Rantau Kadam (Siaga),
- Kelurahan Karang Dapo (Siaga),
- Desa Karang Dapo (Siaga),
- Desa Biaro Baru (Siaga),
- Desa Biaro Lama (Siaga),
- Desa Aringin (Siaga)
@ Kecamatan Rawas Ilir
- Desa Mandi Angin (Siaga),
- Desa Beringin Makmur (Siaga),
- Kelurahan Bingin Teluk (Siaga),
- Desa Tanjung Raja (Siaga),
- Desa Belani (Siaga),
- Desa Pauh (Siaga),
- Desa Batu Kucing (Siaga)
" Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat terdampak, terutama penyediaan bantuan logistik, posko kesehatan, hingga evakuasi bagi warga yang rumahnya mulai terendam ", harapnya.
Hingga saat ini kondisi di sejumlah titik masih terus dipantau, sementara masyarakat diminta tetap siaga menghadapi kemungkinan banjir susulan. (A_01).




