KABUPATEN BEKASI, TRILOKANEWS - Di tengah desakan pembenahan tata kelola, Plt. Sekretaris Dinas Agung Mulya, S.T. mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi kembali ke akar lewat literasi. Ajakannya: baca buku "SEJARAH BEKASI" karya Endra Kusnawan yang jadi koleksi Perpustakaan Daerah Kab. Bekasi.
Ajakan tersebut disampaikan Agung Mulya sebagai upaya mendorong warga lebih mengenal jati diri dan perjalanan panjang Kabupaten Bekasi.
"Buku ini merupakan salah satu koleksi yang terdapat di perpustakaan daerah Kabupaten Bekasi. Dengan membaca buku ini kita jadi lebih mengenal dan tahu tentang sejarah Kabupaten Bekasi," ujar Agung Mulya.
Menurutnya, memahami sejarah adalah langkah awal untuk membangun daerah yang lebih baik. Bekasi nggak bisa maju kalau warganya nggak kenal asal-usulnya sendiri.
Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi membuka akses gratis bagi warga yang ingin membaca di tempat atau meminjam buku tersebut. Ini sejalan dengan PR ke-6 FWJI: sarana prasarana pendidikan harus representatif.
Ajakan Plt. Sekdis Agung Mulya jadi angin segar di tengah situasi Bekasi pasca opini Disclaimer BPK. "Bebenah Bekasi" nggak cuma soal anggaran & birokrasi, tapi juga soal menghidupkan kembali literasi dan kecintaan warga pada daerahnya sendiri.
Warga yang ingin membaca bisa langsung datang ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Bekasi di Cikarang Pusat.
Wartawan: Tim TrilokaNews Sumber: Plt. Sekdis Agung Mulya, S.T.




