-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     


    “PALEMBANG TERCEKIK ASAP..!, TEMBUS ANGKA BERBAHAYA, PUBLIK TAGIH KETEGASAN GUBERNUR SUMSEL”.

    trilokanews
    Sabtu, Oktober 03, 2026, 08.26 WIB Last Updated 2026-10-03T01:26:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    PALEMBANG - TRILOKANEWS, Kabut asap kembali mengepung Kota Palembang. Pada Jumat hingga Sabtu, 2–3 Oktober 2026, kualitas udara di sejumlah titik dilaporkan masuk kategori berbahaya, dengan konsentrasi PM2.5 yang sangat tinggi. Pemantauan IQAir bahkan mencatat Palembang berada pada level berbahaya, sementara sejumlah titik pemantauan menunjukkan angka AQI yang sangat tinggi.


    Kondisi ini bukan lagi sekadar persoalan jarak pandang, tetapi alarm serius bagi keselamatan masyarakat. Asap karhutla dari wilayah Sumatera Selatan, termasuk kawasan OKI, masih menjadi persoalan yang membutuhkan penanganan cepat dan terpadu. Titik api di OKI juga masih dilaporkan ditangani petugas gabungan.


    Ironisnya, ketika masyarakat mulai menghirup udara tercemar, pertanyaan besar mengarah kepada Pemprov Sumsel: seberapa efektif langkah pencegahan dan pemadaman karhutla yang selama ini dilakukan?


    Pemprov Sumsel sebelumnya menyatakan telah memperkuat Satgas Darat, dukungan logistik serta penanganan di daerah rawan karhutla. Namun, kabut asap kembali menyelimuti ibu kota provinsi.


    Gubernur Sumsel Herman Deru dan seluruh jajaran terkait dituntut tidak berhenti pada rapat, imbauan dan seremoni. Masyarakat membutuhkan tindakan nyata: pemadaman titik api secara agresif, pengawasan lahan rawan, penegakan hukum terhadap pembakar lahan, serta perlindungan kesehatan warga.


    Jangan sampai rakyat hanya disuruh memakai masker, sementara sumber asap terus dibiarkan menyala.


    Kini publik menunggu jawaban: kapan kabut asap ini benar-benar dituntaskan, bukan sekadar ditangani setelah Palembang kembali sesak...! (A_01).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini