-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

    PKFI Undang Amirudin Mengapresiasi PPNI dan Mengajak Pemilik Klinik Agar Bergabung

    trilokanews
    Minggu, April 12, 2026, 00.10 WIB Last Updated 2026-04-11T17:14:21Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia atau PKFI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran tenaga kesehatan, khususnya perawat praktik mandiri, dengan menghadiri kegiatan Sosialisasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang digelar Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Gerindra, Obon Tabrani, di Hotel Lakeside TELL Cibarusah Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/4/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, PKFI diwakili oleh  Undang Amirudin, S.Kep., Ns, yang hadir atas undangan panitia sekaligus mewakili Ketua DPC PKFI Kabupaten Bekasi, dr. Sharoni, yang berhalangan hadir.

    Acara ini juga dihadiri jajaran Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Bekasi, bahkan turut hadir Ketua Umum PPNI, menambah semangat kebersamaan dan sinergi antar organisasi profesi kesehatan.

    Saat diwawancarai awak media, Undang Amirudin menjelaskan bahwa PKFI di Kabupaten Bekasi masih tergolong organisasi baru. Meski demikian, pihaknya optimistis PKFI akan berkembang menjadi rumah besar bagi para pemilik klinik dan perawat yang menjalankan praktik mandiri.

    “Alhamdulillah saya hadir mewakili Ketua DPC PKFI Kabupaten Bekasi, dr. Sharoni. PKFI ini baru berdiri di Kabupaten Bekasi, masih seumur jagung. Kehadiran kami di sini sekaligus memperkenalkan PKFI kepada para perawat agar lebih mengenal organisasi ini,” ujarnya.

    Menurutnya, saat ini masih banyak perawat yang membuka praktik mandiri namun belum bergabung dalam wadah organisasi seperti PKFI.

    Amirudin menegaskan, keberadaan PKFI bukan sekadar organisasi formalitas, melainkan wadah perjuangan dan perlindungan bagi para anggotanya.

    “Gunanya berhimpun itu besar. Kita bisa mendapat perlindungan hukum, informasi, dan pendampingan. Kita tidak pernah tahu kapan ada hambatan atau persoalan dalam praktik. Di situlah PKFI siap hadir membantu anggota,” tegasnya.

    Ia menyebutkan, saat ini sudah ada sekitar 50 klinik yang bergabung dengan PKFI di Kabupaten Bekasi. Namun tantangan terbesar masih terletak pada pola pikir sebagian pelaku layanan kesehatan yang belum melihat pentingnya berhimpun dalam organisasi profesi.

    Lebih lanjut, Amirudin berharap para perawat mampu tampil mandiri, profesional, dan menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

    Menurutnya, semangat perawat berdikari harus terus dibangun agar pelayanan di lapangan semakin maksimal.

    “Perawat harus bisa berdikari dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tadi kita juga mendengar pesan bahwa perawat sejahtera, masyarakat sehat,” katanya.

    Di akhir pernyataannya, Amirudin mengajak seluruh rekan sejawat perawat di Kabupaten Bekasi untuk aktif bergabung dalam organisasi profesi, baik PPNI maupun PKFI.

    “Mari bergabung di PPNI dan PKFI, karena ini adalah wadah diskusi, tempat berbagi informasi, dan memperjuangkan kepentingan profesi kita bersama,” pungkasnya.(Catur Sujatmiko)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini