masukkan script iklan disini
trilokanews.com - Situbondo - Warga Dusun Locancang, Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengambang di aliran Sungai Locancang, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.
Korban diketahui bernama Buchori (51), seorang petani asal Dusun Krajan, Desa Gading Sari, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Darsono (60), saat hendak buang air besar di sekitar sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Saat tiba di tepi sungai, Darsono melihat sesosok tubuh dalam posisi telungkup mengambang di pinggir aliran sungai. Menyadari hal tersebut, ia langsung berteriak meminta pertolongan kepada menantunya, Nurwahid (36), serta melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT, Kepala Dusun, dan Pemerintah Desa Paowan.
“Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melapor kepada perangkat desa dan pihak kepolisian,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Tak lama berselang, tim gabungan dari Polsek Panarukan, Tim INAFIS Polres Situbondo, BPBD Kabupaten Situbondo, Tagana Dinsos, petugas Puskesmas Panarukan, Koramil Panarukan, serta aparat desa tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi sementara dari pihak keluarga, korban diketahui telah sekitar tujuh bulan tinggal atau berkunjung di rumah adiknya yang berada di Dusun Locancang, Desa Paowan.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun dugaan sementara, korban terpeleset lalu jatuh ke sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo melalui laporan Pusdalops-PB menyebutkan bahwa tidak ada kerusakan material dalam kejadian tersebut. Cuaca saat proses evakuasi berlangsung dilaporkan dalam kondisi cerah berawan.
Sementara itu, aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar.( Baim)




