Kabupaten Bekasi - Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia Kabupaten Bekasi Mariam
mendesak Bupati Bekasi dan KPM segera memerintahkan " Audit Investigasi terhadap Perumda Tirta Bhagasasi. Desakan ini menyusul evaluasi Komisi I DPRD yang menemukan banyak kejanggalan tersiar di beberapa berita online .
Dalam rapat 03/08/2026, Ketua Komisi I DPRD Kab. Bekasi Ridwan Arifin menyorot kinerja Dewan Pengawas. Dokumen analisis Dewas bahkan cacat administrasi karena hanya ditandatangani 2 dari 4 anggota.
Bagaimana Dewas mau tegas kalau kompak saja kagak? Jangan terlihat seperti LSM di luar. Kita butuh lembaga resmi untuk memperbaiki situasi di PDAM," kata Ridwan.
NRW FATAL > 60%
Tingkat kehilangan air jauh di atas standar nasional 20%. Diduga kuat karena SL ilegal, lambat tangani kebocoran, dan tidak komitmennya pejabat. Tren utang perusahaan naik. Publik berhak tahu kemana larinya dan untuk . Dewas tidak maksimal jadi filter. Ditambah preseden hukum: 3 mantan pejabat PDAM sudah ditetapkan tersangka Kejari Kab. Bekasi atas kasus rekening fiktif dan markup sambungan, kerugian Rp4,5 M.
"Ini bukan lagi masalah internal biasa. Ini soal uang rakyat dan pelayanan air bersih. Kalau dibiarkan, PDAM bisa 'stroke berat'," tegas Ketua FWJI Kab. Bekasi Mariam
Bupati dan KPM segera perintahkan Inspektorat/BPKP lakukan Audit Investigasi menyeluruh. Kejaksaan/Polisi siaga, tindaklanjuti jika ada temuan kerugian negara/BUMD. Dewas segera berbenah secara profesional dan tertib administrasi. Jangan kerja seperti LSM . FWJI akan mengawal proses ini sampai tuntas. Jangan sampai persoalan PDAM hanya berhenti di statement. Ujarnya




