-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     



    🔥 ASAP KARHUTLA MENGANCAM SEKOLAH! DISDIK MUSI RAWAS PANGKAS JAM BELAJAR, KEGIATAN LUAR RUANG DITUTUP SEMENTARA

    trilokanews
    Kamis, September 10, 2026, 15.19 WIB Last Updated 2026-09-10T08:29:57Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    MUSI RAWAS — TRILOKANEWS, Memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten Musi Rawas akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius terhadap kesehatan masyarakat, khususnya peserta didik di lingkungan satuan pendidikan.

    Menyikapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, Dr. Dien Candra, S.H., M.H., menyampaikan sejumlah langkah penyesuaian aktivitas pembelajaran kepada Redaktur Trilokanews, Kamis, 10 September 2026.


    Kebijakan tersebut dilakukan dengan mencermati penurunan kualitas udara akibat pencemaran asap karhutla serta mempertimbangkan risiko gangguan kesehatan yang dapat dialami siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.


    Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas menetapkan sejumlah langkah sementara dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.


    Pertama, aktivitas pembelajaran dimulai pukul 08.00 WIB.


    Kedua, waktu pembelajaran dan waktu istirahat dikurangi selama 5 menit setiap jam pelajaran. Penyesuaian ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar warga sekolah tidak terlalu lama terpapar kondisi udara yang kualitasnya sedang menurun
    .

    Ketiga, seluruh kegiatan di luar ruangan untuk sementara ditiadakan atau dikurangi, termasuk upacara bendera, olahraga, senam bersama hingga kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan tersebut baru dapat kembali dilaksanakan setelah kondisi kualitas udara dinyatakan membaik.


    Langkah ini dinilai penting mengingat aktivitas fisik di luar ruangan dapat meningkatkan frekuensi pernapasan sehingga paparan terhadap udara yang tercemar berpotensi memberikan dampak lebih besar terhadap kesehatan.


    Tak hanya mengatur aktivitas sekolah, Dinas Pendidikan juga mengimbau seluruh peserta didik, guru dan staf untuk meningkatkan perlindungan diri.


    Penggunaan masker dianjurkan baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun saat perjalanan menuju dan pulang dari sekolah. Warga sekolah juga diminta memperbanyak konsumsi air putih serta menjaga kondisi dan daya tahan tubuh.


    Sementara itu, petugas atau unit kesehatan sekolah diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan munculnya gangguan pernapasan di kalangan warga sekolah.


    Apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan segera, pihak sekolah diminta segera berkoordinasi dengan puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.


    Dinas Pendidikan menegaskan bahwa penyesuaian aktivitas pembelajaran tersebut bersifat sementara dan berlaku sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kualitas udara di wilayah Kabupaten Musi Rawas.


    Dengan kondisi tersebut, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi perhatian utama. Sekolah diharapkan tidak hanya memastikan proses pendidikan tetap berjalan, tetapi juga mampu melakukan langkah antisipasi terhadap risiko kesehatan akibat paparan udara yang tercemar.


    “ Keselamatan dan kesehatan warga sekolah harus menjadi perhatian bersama selama kondisi kualitas udara belum kembali membaik, ” demikian pokok kebijakan yang disampaikan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas.


    Pemerintah daerah melalui perangkat terkait juga diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara serta kondisi karhutla, sehingga kebijakan terhadap aktivitas pendidikan dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan. (A_01).
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini