-->
  • Jelajahi

    Copyright © trilokanews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Atas 2

     


    Iklan Atas 1

     


    Suzuki Salurkan CSR ke SMPN 1 Cikarang Pusat, Dorong Sekolah Jadi Motor Gerakan Peduli Lingkungan

    trilokanews
    Kamis, Oktober 01, 2026, 15.49 WIB Last Updated 2026-10-01T08:49:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    trilokanews.com - Kabupaten Bekasi - Kepedulian terhadap lingkungan tak cukup berhenti pada slogan. Di tengah persoalan lingkungan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Bekasi, dunia usaha didorong mengambil peran nyata melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

    Pesan itu mengemuka saat PT Suzuki Indomobil Motor menyalurkan bantuan CSR kepada SMPN 1 Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/10/2026) pagi. Kegiatan yang turut didukung PT Harrosa Darma Nusantara tersebut dirangkai dengan seminar lingkungan hidup yang menyasar para pelajar.

    Perwakilan PT Suzuki Indomobil Motor, Gunardi Prakosa, mengatakan CSR merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.

    “Penyaluran CSR ini merupakan kegiatan rutin kami sebagai bagian dari slogan kami, yakni By Your Side. Artinya, kami tidak hanya menciptakan produk-produk berkualitas, tetapi juga berupaya berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Gunardi.

    Menurut dia, ukuran keberhasilan CSR tidak semata-mata terletak pada nilai material bantuan. Yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan dan dapat dirasakan generasi berikutnya.

    “Kami berharap ketika kami memberikan CSR ini jangan dilihat nilainya, tetapi apa yang bisa kita tumbuhkan bersama dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk generasi selanjutnya,” ujarnya.

    Dalam program tersebut, Suzuki menyerahkan empat mesin fogging, mendukung pembuatan lubang biopori, serta pembangunan taman mini dan green house di lingkungan SMPN 1 Cikarang Pusat.

    Dukungan tersebut tidak berhenti di lingkungan sekolah. Suzuki juga berencana membantu penyediaan instalasi air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi yang mengalami persoalan kekeringan.

    Langkah itu dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

    Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Bekasi, Finasari Nalurita, mengapresiasi keterlibatan Suzuki dalam program tersebut.

    Finasari mengungkapkan, dari sekitar 7.000 perusahaan yang berada di Kabupaten Bekasi, baru 129 perusahaan yang tercatat menyalurkan CSR.

    “Kami mengajak perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bekasi agar semakin peduli terhadap lingkungannya. Hari ini kita melihat bagaimana dunia usaha hadir dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah, sekaligus membangun kesadaran dan karakter kepedulian pada anak-anak kita,” kata Finasari.

    Ia menambahkan, Bappeda Kabupaten Bekasi kembali membuka Musrenbang CSR sepanjang Oktober. Forum tersebut menjadi ruang bagi perusahaan untuk mengusulkan dukungan pembangunan sesuai kebutuhan daerah.

    Bentuk dukungan yang dapat diusulkan antara lain rehabilitasi sekolah, perbaikan toilet sekolah hingga pelatihan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

    Finasari juga mengingatkan agar setiap bantuan yang telah disalurkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

    “Bantuan yang sudah diberikan harus dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” pesannya.

    Disdik: Jangan Hanya Suzuki, Perusahaan Lain Harus Ikut Bergerak

    Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Fathurohman, ST., M.Si., turut mengapresiasi kepedulian dunia usaha terhadap pendidikan dan lingkungan.

    “Saya mengapresiasi kegiatan hari ini karena tidak banyak perusahaan yang peduli terhadap pendidikan dan lingkungan. Mudah-mudahan setelah melihat ini, perusahaan-perusahaan lain juga berlomba-lomba untuk ikut memberikan CSR,” ujarnya.

    Imam menjelaskan, melalui kebijakan Nomor HK.02.02/642-Disdik/2024, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi selama ini juga menerima sejumlah bentuk bantuan dari perusahaan.

    Namun, menurut dia, tidak seluruh bantuan yang diterima kemungkinan telah terlaporkan kepada Bappeda.

    Salah satu bentuk dukungan dunia usaha berkaitan dengan program bantuan bagi siswa miskin dan siswa miskin ekstrem. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu siswa yang mengalami keterbatasan biaya dalam menunjang aktivitas sekolah, termasuk kebutuhan transportasi, terutama mereka yang masuk kelompok desil 1 dan desil 2.

    Imam berharap bantuan yang diterima SMPN 1 Cikarang Pusat dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara maksimal.

    Bagi SMPN 1 Cikarang Pusat, bantuan Suzuki bukan sekadar tambahan fasilitas. Sekolah tersebut tengah menyiapkan diri menuju Sekolah Adiwiyata Nasional.

    Kepala SMPN 1 Cikarang Pusat, Nurul Huda, S.Pd., M.M., mengatakan program peduli lingkungan di sekolah telah dibangun sejak 2025.

    “Bantuan dari PT Suzuki ini memang sesuai kebutuhan kami. Sekolah kami juga sedang menuju Sekolah Adiwiyata Nasional. Mudah-mudahan bantuan ini bisa menambah poin penilaian kami pada tahun 2027,” kata Nurul.

    Sejumlah program lingkungan telah dikembangkan. Mulai dari pembangunan green house, pembuatan sekitar 140 titik lubang biopori, hingga pengelolaan bank sampah.

    Sekolah juga menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dalam pengelolaan bank sampah. Program tersebut mulai membangun kesadaran siswa untuk memilah sampah.

    “Sejak 2025 prosesnya sudah dibangun, mulai dari green house, kemudian lubang biopori yang jumlahnya ada 140 titik. Kami juga berkolaborasi dengan DLH Kabupaten Bekasi terkait bank sampah dan alhamdulillah anak-anak sudah mengerti tentang memilah sampah,” tuturnya.

    Nurul menegaskan, target sekolah bukan sekadar menambah sarana fisik untuk mengejar predikat Adiwiyata. Lebih jauh, program tersebut diharapkan membentuk karakter siswa agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa membangkitkan karakter cinta lingkungan dan karakter anak yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan begitu, anak-anak memiliki satu pikiran, yaitu bagaimana membawa bangsa ini menjadi lebih baik ketika mereka menjadi pemimpin di masa depan,” katanya.

    Seminar Lingkungan hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Rangkaian kegiatan turut dihadiri perwakilan Polsek Cikarang Pusat AKP Suryono, S.H., M.M., serta perwakilan PT Harrosa Darma Nusantara H. Ganda.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar lingkungan hidup yang menghadirkan Dedi Kurniawan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi sebagai narasumber.

    Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai pengelolaan dan manfaat bank sampah. Edukasi tersebut diharapkan memperkuat pemahaman pelajar bahwa pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga bagian dari pembentukan perilaku dan kepedulian terhadap lingkungan.

    Tak hanya edukasi lingkungan, kegiatan juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Rumah Sakit IMC Cikarang bagi peserta dan masyarakat yang hadir.

    Melalui kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan sekolah tersebut, CSR diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang meninggalkan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap persoalan di sekitarnya.

    Reporter Catur Sujatmiko 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini